Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kepergian Riza Chalid ke Luar Negeri Buat Kasus 'Papa minta Saham' Menggantung

Kepergian pengusaha minyak Riza Chalid ke luar negeri mengakibatkan kisruh skandal 'papa minta saham' menjadi tidak jelas penyelesaiannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Kepergian Riza Chalid ke Luar Negeri Buat Kasus 'Papa minta Saham' Menggantung
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Relawan anti korupsi yang tergabung dalam koalisi bersihkan DPR menggelar aksi terkait kasus Ketua DPR Setya Novanto yang bertemakan Mengejar Setya Yang Tak Setia di area Car Free Day, Sarinah, Jakarta, Minggu (29/11/2015). 

Laporan WartawanTribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepergian pengusaha minyak Riza Chalid ke luar negeri mengakibatkan kisruh skandal 'papa minta saham' menjadi tidak jelas penyelesaiannya.

Soalnya tanpa menghadirkan Riza di MKD untuk diminta keterangannya membuat MKD sulit mengambil keputusan atas pelanggaran etik yang dituduhkan kepada Setya Novato.

"Riza adalah saksi mahkota bagi Setya Novanto di kasus pencatutan nama Presiden Jokowi untuk memburu saham Freeport," ujar politikus Demokrat Kastorius Sinaga kepada Tribun, Kamis (10/12/2015).

Pasalnya, di rekaman Riza lah yang secara verbal meminta kepada Maroef Sjamsoeddin jatah saham 11 persen untuk Jokowi dan 9 persen untuk wapres JK.

"Artinya, klarifikasi atas ini dibutuhkan oleh MKD dari Riza sebagai bahan bagi MKD untuk menetapkan pelanggaran etika dan pencatutan nama presiden oleh Setya Novanto," jelasnya.

Soalnya, Riza diajak Setya Novanto untuk bertemu Presiden direktur PT Freeport Indonesia tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

Karenanya, MKD sangat membutuhkan kehadiran Riza di sidang MKD.

Riza juga menjadi mata rantai penghubung untuk membangun konstruksi kasus Freeport ke berbagai nama yang disebut di rekaman, seperti Menkopolhukam Luhut serta tokoh Darmo yang juga merupakan Deputi di Kantor Staf Kepresidenan.

Memang demi kepentingan stabilitas politik nasional dan penyelesaian kasus Freeport, sebaiknya Riza Chalid secara sukarela tanpa dijemput paksa kembali ke tanah air dan memenuhi undangan MKD untuk dimintai keterangan.

"Kehadiran Riza akan mempercepat tugas MKD. Sebaliknya bila Riza tetap absen dari panggilan MKD persoalan ini akan menggantung tanpa tuntas terselesaikan," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas