Luhut Harusnya Marah Kepada Riza Chalid, Bukan Marah Tak Jelas Saat Konpres
Menurut Yandri, Riza lah yang mencatut nama Luhut
Penulis:
Eri Komar Sinaga
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPR RI Yandri Susanto menilai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan seharusnya marah terhadap pengusaha Riza Chalid.
Menurut Yandri, Riza lah yang mencatut nama Luhut dalam rekaman percakapan denggan Presiden Direktur PT Freeport Maroef Sjamsoeddin mengenai permintaan saham perusahaan asal Amerika Serikat itu.
"Seharusnya kalau beliau mau marah, marah ke Riza Chalid dong, ngapain (Riza) menyebut (Luhut) sebanyak itu," kata Yandri di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (12/2/2015).
Selain itu, Yandri menilai Luhut juga bisa menuntut Riza ke polisi karena permasalahan tersebut menyangkut nama baik.
Jika benar, Luhut tidak terlibat, Riza telah mencatut nama Luhut tanpa sepengetahuan Luhut sendiri.
"Pak Luhut menuntut Riza sebagi teman dekat bisa juga menuntut kepada polisi karena itu menyangkut nama baik. Riza bisa sangat enteng, sangat yakin itu bisa diselesaikan Pak Luhut," tukas Yandri.
Sebelumnya, Luhut murka mengenai pemberitaan yang mengarah keterlibatan dia terkait permintaan saham PT Freeport. Luhut menegaskan siap membuat repot orang yang telah membuat dia repot.
Hanya, Luhut bungkam siapa orang yang telah membuat dia repot dan kegaduhan itu.
"Saya akan pertimbangkan. Memangnya dia saja yang bikin orang lain repot? Saya juga bisa bikin dia repot kok. Ingat kesabaran orang itu ada batasnya," kata Luhut saat memberikan keterangan pers di kantornya, kemarin.
Baca tanpa iklan