Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Johan Budi: Saya Tidak Nafsu Kekuasaan

Johan menyatakan dirinya tidak bernafsu terhadap harta, tahta, dan cinta, dalam mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Edwin Firdaus
zoom-in Johan Budi: Saya Tidak Nafsu Kekuasaan
TRIBUNNEWS.COM/Edwin Firdaus
Suasana fit and proper tes Capim KPK 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus yang mendera Pimpinan KPK Non Aktif Abraham Samad yang diduga bertemu orang partai politik karena hendak menjadi wakil Jokowi di Pilpres 2014 kembali disinggung saat tes uji kelayakan dan kepatutan Capim KPK di Komisi III DPR, Senin (14/12/2015). Begitu juga soal perempuan.

Pertanyaan itu dilontarkan kepada Capim KPK, Johan Budi oleh anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Dwi Ria Latifa. Johan disinggung apakah sudah selesai dengan dirinya.

Merespon itu, Johan menyatakan dirinya tidak bernafsu terhadap harta, tahta, dan cinta, dalam mendaftarkan diri sebagai calon pimpinan KPK.

"Kalau ukuran orang selesai (dengan keinginan duniawi) itu soal tidak maruk harta, tidak bernafsu kekuasaan, tidak berpose dengan wanita, dan keinginan-keinginan lain, maka menurut saya, saya sudah selesai dengan itu," kata Johan.

Menurut Johan, langkah seseorang mendaftarkan diri sebagai Capim KPK tidak selalu dilandasi kekuasaan. Dirinya juga menyatakan tidak sedang mencari harta kekayaan dengan melamar sebagai pimpinan KPK.

"Istri saya kerja, gaji saya menurut saya besar. Saya bisa membiayai anak sekolah, saya punya rumah, punya mobil, saya sudah selesai, saya tidak bernafsu kekuasaan," tegas Johan.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas