Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pokjanas Dana Kampanye Temukan Dana Tidak Wajar

Kami temukan di Jembrana, pasangan Fahmi-Jojo hanya melaporkan Rp 8,2 juta untuk kampanye

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Pokjanas Dana Kampanye Temukan Dana Tidak Wajar
Amriyono Prakoso/Tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Pokjanas Dana Kampanye,Yusfritriadi menyatakan bahwa dari beberapa temuan pihaknya, banyak pasangan calon yang dinilai mempunyai dana kampanye tidak wajar.

Sebagian besar dana kampanye dinilai terlalu kecil untuk digunakan dalam periode masa kampanye.

"Kami temukan di Jembrana, pasangan Fahmi-Jojo hanya melaporkan Rp 8,2 juta untuk kampanye selama tiga bulan. Saya sih pikirnya tidak mungkin," ujar Yusfri di Kantor Bawaslu, Jakarta, Senin (21/12/2015).

Sementara di Samarinda, Pokjanas menemukan bahwa pasangan Mudiyat-Iswandi menyebutkan sumbangan sebesar Rp. 1,5 juta sedangkan untuk membuat APK hingga Rp. 51 juta.

Terlebih, tidak ada nama jelas dan besaran dana sumbangan yang dilaporkan ke penyelenggara pemilu.

Yusfri juga menemukan keanehan dana kampanye terjadi di Kota Ternate dari pasangan calon Rachman dan Anwar yang memiliki dana minus karena sumbangan paslon disebutkan Rp. 11 juta, namun pengeluarannya mencapai Rp. 53 juta.

"Terus siapa yang kasih sisanya? Mereka nombok sendiri? Di laporan juga mereka tidak jelas siapa penyumbangnya," kata Yusfri.

Rekomendasi Untuk Anda

Indikasi kecurangan dana kampanye juga terlihat di Kota Tasikmalaya, karena pasangan satu-satunya UU-Ade mendapat sumbangan dari tiga orang dengan besaran dana yang sama yaitu Rp. 49,6 juta.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas