Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pangarmabar Sebut Ada Upaya Intervensi Saat Mengusut Kasus Dugaan Perompakan

Selain tiga orang tersebut, Pangarmabar menyebutkan juga tengah mencari 10 orang lain dalam kasus ini

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Valdy Arief
zoom-in Pangarmabar Sebut Ada Upaya Intervensi Saat Mengusut Kasus Dugaan Perompakan
TRIBUNNEWS.COM/Valdy Arief
Tiga orang yang terduga perompak di selat Malaka yang ditangkap Koarmabar. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima Armada Republik Indonesia Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda A Taufik menyebutkan ada upaya intervensi saat pihaknya mengamankan kapal Kharisma 9 yang digunakan untuk merompak kapal MT Joachim.

Upaya intervensi, sebut Pangarmabar muncul dari orang yang mengaku kenal dengan pemilik kapal yang berinisial EN.

"Saat kami menangkap kapal Kharisma 9, ada orang yang mengaku kenal dengan pemilik kapal minta agar kasus ini tidak dilanjutkan," kata Laksamana Muda A Taufik di Markas Koarmabar, Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu (23/12/2015).

Perwira bintang dua Angkatan Laut itu menerangkan orang yang meminta kasus dugaan perompakan dengan kapal MT Kharisma 9 'diamankan' juga mengaku kenal orang berpengaruh negeri ini.

Taufik menuturkan saat orang yang meminta pengamanan kasus perompakan itu, agar menghadap ke Panglima TNI atau KSAL.

"Kami bergerak atas perintah atasan, tidak bisa diintervensi seperti itu," katanya.

Pemilik kapal Kharisma 9, EN, saat ini sudah masuk dalam daftar pencarian orang.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya, Komando Armada Republik Indonesia Kawasan Barat menangkap tiga orang yang diduga terlibat perompakan kapal MT Joachim di selat Malaka, Agustus silam.

Selain tiga orang tersebut, Pangarmabar menyebutkan juga tengah mencari 10 orang lain dalam kasus ini.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas