Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ini Surat Pengunduran Diri Bibit Samad Rianto dari Gafatar

Bibit menjadi pengurus Dewan Pembina organisasi terlarang pimpinan Ahmad Moshaddeq itu selama tiga tahun.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Ini Surat Pengunduran Diri Bibit Samad Rianto dari Gafatar
Tribunnews.com/Abdul Qodir
Surat pengunduran diri mantan pimpinan KPK, Bibit Samad Rianto sebagai pengurus Dewan Pembina organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Bibit menjadi pengurus Dewan Pembina organisasi terlarang pimpinan Ahmad Moshaddeq itu selama tiga tahun. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan pimpinan KPK, Bibit Samad Rianto memperlihatkan surat pengunduran dirinya sebagai pengurus Dewan Pembina organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

Bibit menjadi pengurus Dewan Pembina organisasi terlarang pimpinan Ahmad Moshaddeq itu selama tiga tahun.

Bibit bergabung dengan Gafatar sejak Januari 2012 dan mengajukan surat pengunduran diri pada 3 Januari 2013.

"Surat saya serahkan langsung kepada Mushaddeq saat bertemu di kantor DPP Gafatar di Lebak Bulus. Surat diterima. Dan sejak saat itu saya resmi mundur dari Gafatar," tegas Bibit saat ditemui Tribunnews di kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (13/1/2015).

Bibit mundur setelah tahu bahwa Gafatar memiliki Al Mahdi atau Messias atau Juru Selamat yakni Ahmad Mushaddeq.

Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dinyatakan sebagai ormas terlarang oleh Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan ormas ini menyesatkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara Mabes Polri melalui Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan, Selasa (12/1/2016) di Mabes Polri mengatakan organisasi ini berbahaya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas