Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Said Aqil Siradj: Gafatar Termasuk Aliran Berbahaya

Said Aqil Siradj mengatakan kelompok Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) termasuk aliran yang berbahaya dan bisa membawa umat ke jalan kesesatan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Said Aqil Siradj: Gafatar Termasuk Aliran  Berbahaya
Surya/Moch. Sugiyono
CERAMAH AGAMA - Ketum PBNU) Said Aqil Siradj saat ceramah agama bersama warga NU di Jl Kalimantan, Perumahan Gresik Kota Baru, Selasa (12/1/2016). 

 Tribunnews.com, Gresik - Ketua umum Pengurus Besar Nahdlotul Ulama (Ketum PBNU) Said Aqil Siradj mengatakan kelompok Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) termasuk aliran yang berbahaya dan bisa membawa umat ke jalan kesesatan.

“Aliran Gafatar tidak terkait dengan kelompok radikal negara Islam Irak dan Suriah (Isis), namun keberadaannya harus diwaspadai,” kata Kyai Said Aqil Siradj saat acara silaturrahim bersama warga NU, di Jl Kalimantan, Perumahan Gresik Kota Baru, Selasa (12/1/2016).

Menurut Aqil, aliran atau kelompok Gafatar yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini merupakan kelompok yang berbahaya dan bisa membawa umat menuju jalan kesesatan atau keluar dari ajaran Islam yang sebenarnya.

Kyai Said Aqil Siradj, mengajak seluruh umat Islam untuk selalu waspada dan tidak terpengaruh dan ikut-ikutan bergabung dengan kelompok ataupun organisasi yang dianggap melenceng dari ajaran agama Islam.

Diketahui, kelompok Gafatar ramai diperbincangkan, karena diduga dikaitkan dengan hilangnya sejumlah mahasiswa dan umat Islam secara misterius sehingga menyebabkan kekhawatiran umat Islam. “Tetap menjunjung tinggi Ahlussunah Waljamaah. Yang sudah diatur dalam Kitab Suci Al Qurnya dan riwayat hadist yang jelas,” kata Kyai Said Aqil Siradj dalam ceramah agama yang dihadiri Mohamad Qosim, selaku calon wakil bupati Gresik yang mendapat suara terbanyak. (Sugiyono).

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas