Tribun

Politikus PKS Tak Setuju Wacana Lapas Khusus Teroris

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil tidak setuju dengan wacana pembangunan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) khusus teroris.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Adi Suhendi
Politikus PKS Tak Setuju Wacana Lapas Khusus Teroris
SERAMBI Banda Aceh/BUDI FATRIA
Nasir Djamil didampingi petugas lapas berkunjung pasca kerusuhan di Lapas Kelas IIA Banda Aceh, kawasan Pagar Air, Ingin Jaya, Aceh Besar. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil tidak setuju dengan wacana pembangunan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) khusus teroris.

Ia menilai teroris sebaiknya tidak diperlakukan secara istimewa.

"Tetap saja mereka ada di Lapas-Lapas biasa tapi dia punya blok dan sel khusus tidak dicampur dengan napi lainnya. Jadi tidak perlu ada Lapas khusus," kata Nasir ketika dikonfirmasi, Rabu (20/1/2016).

Bila terdapat Lapas khusus maka yang memiliki kewenangan adalah Kementerian Hukum dan HAM.

Politikus PKS itu berpendapat napi teroris tetap dibina di Lapas yang dikelola Kemenkumham.

"Tinggal dibuat khusus saja," tuturnya.

Ia mengakui doktrin yang dimiliki terorisme sulit dilawan dengan deradikalisasi tetapi harus dengan aksi nyata.

Nasir mengatakan radikalisasi dapat tumbuh karena pembangunan yang tidak merata.

Bahkan bisa juga karena aparat intelijen kurang berfungsi dengan baik.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas