Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lobi Proyek, Anggota DPR Dewie Yasin Limpo Minta Fee di Mall Elite

Ruth membenarkan bahwa terdakwa menyanggupi pemberian fee 7 persen kepada anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Hanura, Dewie Yasin Limpo.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Lobi Proyek, Anggota DPR Dewie Yasin Limpo Minta Fee di Mall Elite
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mantan anggota DPR RI Fraksi Hanura Dewie Yasin Limpo keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, usai diperiksa, Senin (2/11/2015). Dewie diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek pembangkit listrik tenaga mikrohidro di Kabupaten Deiyai, Papua, dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2016. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  – Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) menghadirkan Ruth Alis Menawa, adik Rinelda Bandaso selaku staf dari Dewie Yasin Limpo dalam sidang untuk terdakwa Setyadi Jusuf selaku pemilik PT Abdi Bumi Cendrawasih di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (21/1/2016).

Dalam persidangan, Ruth membenarkan bahwa terdakwa menyanggupi pemberian fee 7 persen kepada anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Hanura, Dewie Yasin Limpo.

Menurut Ruth fee tersebut dijanjikan oleh Setyadi usai melakukan beberapa pertemuan dengan Dewie Limpo dan, Kepala Dinas ESDM Kabupaten Deiyai, Papua, Iranius Adii.

Fee 7 persen dijanjikan oleh Setyadi terhadap Polikus Hanura itu apabila memuluskan anggaran proyek pembangunan pembangkit listrik baru terbarukan di Papua senilai Rp 50 miliar.

"Saya sempat dikasih tahu kakak (Rienelda Bandoso). Setelah pertemuan di PIM (Pondok Indah Mal), hasil pertemuan itu disepakati ada fee 7 persen setelah ada lobi-lobi dari pak Setiadi (Jusuf) dan Ibu Dewi (Yasin Limpo)," kata Ruth di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (21/1/2016).

Menurut Ruth, pertemuan itu dilakukan di bilangan Jakarta Selatan, tepatnya di Mal Pondok Indah II, sebuah mall elite di Jakarta.

"Pertemuan antara DYL (Dewie Yasin Limpo), Rinelda, Irenius, Setiadi, Hari, Pak Bambang, dan ada saya," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ruth yang datang lantaran diajak oleh kakaknya Rinelda itu mengaku tidak mengetahui isi materi pembicaraan dan kesepakatan pemberian fee tersebut.

"Saya pindah ke luar ruangan untuk nonton live music pada saat itu. Karena saya pikir saya engga ada kepentingan disitu dan saya tertarik dengan live music," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas