Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Komnas HAM: Seharusnya Menteri Agama Jadi Mediator

Menteri Agama harus berdiri di tengah sebagai mediator.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Komnas HAM: Seharusnya Menteri Agama Jadi Mediator
Tribun Pontianak
Mantan Anggota Gafatar Dari Mempawah Mayoritas Warga Solo dan Yogyakarta. FOTO Suasana evakuasi di Mempawah, 18 Januari 2016 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Nur Kholis menyayangkan sikap pemerintah, terutama Kementerian Agama yang pasif terkait peristiwa pengusiran dan pembakaran kelompok eks Gafatar di Kalimantan Barat.

"Menteri Agama harus berdiri di tengah sebagai mediator. Sehingga, dia menjadi institusi yang menjadi kepercayaan warga negara," ujar Nur Kholis dalam diskusi terkait eksistensi Gafatar yang digelar oleh Smart FM bersama Populi Center di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (23/1/2016).

Sebab, Nur Kholis mengatakan karena tidak ada yang memediasi, maka terjadilah pengusiran dan pembakaran tersebut.

Padahal, lanjut Nur Kholis, tindakan sewenang-wenang, seperti pengusiran ataupun tindak kekerasan karena perbedaan pandangan tidak boleh terjadi.

"Apa yang harus dilakukan oleh negara ya harus melindungi. Bukan semata-mata menjalani agama, tapi ada mata pencarian, ada aspek budaya," kata Nur Kholis.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas