Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Koalisi Gemuk di Istana

Ramai-ramai merapat ke Istana. Itulah yang dapat digambarkan dari situasi politik saat ini.

Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Koalisi Gemuk di Istana
KOMPAS TV
Satu Meja 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  - Ramai-ramai merapat ke Istana. Itulah yang dapat digambarkan dari situasi politik saat ini.

Pasca Partai Amanat Nasional mendeklarasikan diri untuk bergabung dan mendukung pemerintah pada 9 September 2015, kini partai –partai lain pun semakin gencar mendekat ke Istana.

Partai Keadilan Sejahtera misalnya, pada 21 Desember 2015 melakukan kunjungan ke Istana untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Meski petinggi PKS mengatakan bahwa kunjungan hanyalah sebatas silaturahmi, namun berbagai pihak menerjemahkan ini sebagai sinyal bahwa Koalisi Merah Putih mulai ditinggal oleh para pengusungnya.

Di lain pihak, meski sedang bertikai dalam dualisme kepengurusannya, Partai Golkar sepakat untuk mendukung pemerintah.

Hal ini di tunjukan dengan adanya pernyataan dari Sekertaris Jenderal Golkar versi Munas Bali, Idrus Marham yang mengklaim bahwa semua DPD Golkar tingkat I hingga organisasi sayap partai sudah sepakat dengan putusan dukungan kepada pemerintah.

Apakah dengan semakin banyaknya dukungan yang diberikan oleh Partai Politik akan semakin menguatkan pemerintah, atau malah menjadi ajang bagi-bagi kursi sebagai balasan atas dukungannya tersebut?

Dan apakah dengan adanya koalisi gemuk pendukung pemerintah semakin mengefektifkan kinerja, atau justru menjadi pemicu kegaduhan baru?

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas