Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pimpinan Bank BNI

Panglima TNI Ceramah Dihadapan 240 Unsur Pimpinan Bank BNI

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Wakil Direktur Utama PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Bapak Suprajarto

Panglima TNI Ceramah Dihadapan 240 Unsur Pimpinan Bank BNI
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Wakil Direktur Utama PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Bapak Suprajarto menyampaikan ceramah dengan tema Memahami Ancaman, Menyadari Jati Diri Sebagai Modal Membangun Menuju Indonesia Emas, dihadapan 240 peserta unsur Pimpinan Bank BNI, bertempat di ruang Banyan I, Hotel Rancamaya, Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/1/2016). TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI 

Laporan Puspen TNI

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Wakil Direktur Utama PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Bapak Suprajarto menyampaikan ceramah dengan tema  “Memahami Ancaman, Menyadari Jati Diri Sebagai Modal Membangun Menuju Indonesia Emas”,  dihadapan 240 peserta unsur Pimpinan Bank BNI, bertempat di ruang Banyan I, Hotel Rancamaya, Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/1/2016).

 

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam ceramahnya menyampaikan bahwa, kita semua harus memahami apa sebenarnya ancaman bangsa Indonesia kedepan. Hal ini penting untuk memberikan warning bagi generasi muda, bahwa kedepan bangsa ini seperti apa. “Yang ditakuti oleh negara-negara lain itu bukan tentaranya tapi rakyatnya, karena apabila rakyatnya bersatu maka akan menjadi kekuatan yang besar bagi suatu Negara,” katanya.

 

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menyampaikan bahwa dimasa yang akan datang bangsa Indonesia menghadapi ancaman yang berat, yaitu membludaknya jumlah penduduk dunia dimana saat ini jumlah penduduk dunia sudah mencapai 7 milliar jiwa. Dalam penelitian idealnya, bumi ini hanya mampu menghidupi 3-4 milliar penduduk. “Dengan semakin membludaknya jumlah pertumbuhan penduduk dan habisnya cadangan energi minyak bumi  pada tahun 2043, maka akan menyebabkan krisis pangan dunia”, ujarnya. (*)

Editor: FX Ismanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas