Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Di Lapas, Ratu Atut Punya Handphone, Lemari, dan Kamar Mandi di Dalam

Penggerebekan dilakukan untuk merazia narkoba yang diduga beredar di sana.

Di Lapas, Ratu Atut Punya Handphone, Lemari, dan Kamar Mandi di Dalam
TRIBUN/DANY PERMANA
Gubernur Banten non aktif Atut Chosiyah menjalani sidang vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (1/9/2014). Atut divonis 4 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider lima bulan karena terlibat dalam kasus dugaan suap sengketa pilkada Lebak di Mahkamah Konstitusi. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG  - Walau sudah terbukti kedapatan menyimpan ponsel, pihak Lapas Wanita Tangerang merasa belum perlu memperketat penjagaan terhadap mantan Gubernur Banten, Ratu Atut  Chosiyah.

Diberitakan sebelumnya, Polrestro Tangerang menggerebek Lapas Wanita Kota Tangerang, Senin (1/2/2016) malam kemarin.

Penggerebekan dilakukan untuk merazia narkoba yang diduga beredar di sana.

Walau tidak ditemukan narkotika, polisi menemukan sejumlah barang yang seharusnya tidak disimpan napi, seperti ponsel, pisau, alat cukur, dan lainnya.

Dari 35 napi yang kedapatan membawa ponsel dan barang terlarang lainnya, Ratu Atut Chosiyah juga salah satu napi yang diberi sanksi disiplin.

"Untuk pemindahan sel Bu Atut, rasanya belum perlu. Kami akan lebih meningkatkan kedisiplinan dan ketaatan aturan yang sudah ditetapkan bagi warga binaan permasyarakatan secara keseluruhan, " kata Kepala Lapas Wanita Tangerang, Murbihastuti, Selasa (2/2/2016).

Murbihastuti menegaskan saat digerebek, Atut berada di dalam sel bersama dengan narapidana lainnya.

"Bu Atut menempati Blok Mawar kamar nomor 3. Bu Atut di sana berdua dengan warga binaan lainnya," kata Murbihastuti.

Walau sudah terbukti kedapatan menyimpan ponsel, pihak Lapas Wanita Tangerang merasa belum perlu memperketat penjagaan terhadap mantan Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah.

Murbihastuti mengakui bahwa kamar Atut tersebut tadinya hanya diperuntukkan bagi Atut saja.

Ukuran kamar yang ditempati Atut 2 meter x 3 meter.

"Kamar tersebut seharusnya untuk kapasitas satu orang. Tapi karena kondisi lapas sudah over-kapasitas, akhirnya kamar Bu Atut kami isi dengan satu orang lainnya. Ukuran kamarnya 6 meter persegi, " katanya.

Lebih lanjut, kamar Atut juga berisi fasilitas seadanya.

"Fasilitas kamar ada kipas angin, lemari, dan kamar mandi dalam. Untuk kasur, hanya ada satu kasur tingkat. Bu Atut tidur di tingkat atas," kata Murbihastuti.

Penulis: Banu Adikara

Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas