Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PKB: Semua Agama Tidak Beri Tempat untuk Perkawinan Sejenis

"‎Semua agama sebenarnya tidak memberi tempat untuk perkawinan sejenis. Agama melarang keras perkawinan sejenis,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in PKB: Semua Agama Tidak Beri Tempat untuk Perkawinan Sejenis
Tribunnews.com/Amriyono Prakoso
Abdul Kadir Karding 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Dalam musyawarah kerja nasional (Mukernas) PKB, turut membahas isu maraknya lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  memandang ‎LGBT perlu menjadi perhatian karena terkait kepribadian bangsa.

Sekretaris Jenderal PKB, Abdul Kadir  Karding mengatakan, LGBT merupakan isu sensitif yang bertentangan dengan aturan agama.

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang berketuhanan seperti yang tercantum dalam Pancasila sila pertama.

"‎Semua agama sebenarnya tidak memberi tempat untuk perkawinan sejenis. Agama melarang keras perkawinan sejenis," kata Karding di sela Mukernas PKB di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (5/2/2016).

Pria yang juga menjabat sebagai anggota Komisi III DPR RI menuturkan, Presiden Soekarno pernah mengatakan bahwa orang Indonesia bukan hanya beragama tapi berketuhanan.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, memaknai perkataan Soekarno tersebut hendaknya masyarakat selalu berpegang pada ajaran agama yang melarang adanya pernikahan sejenis.

"Saya secara pribadi dari awal menolak ‎perkawinan sejenis. Bangsa ini Berketuhanan Yang Maha Esa," ujarnya.

Dirinya pun meminta agar LGBT tidak mempublikasikan perilakunya di ranah publik.

PKB, akan keras menolak LGBT karena melanggar prinsipp agama dan bukan melecehkan kepribadian bangsa.

"PKB menolak adanya LGBT. Kalau ada wacana melegalkan LGBT, PKB akan menolak. Jangan mimpi PKB akan melegalkan LGBT," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas