Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Politikus PPP Anak Mantan Wapres Dikabarkan Ditangkap Beli Sabu

Dirinya belum bisa menjelaskan lebih lanjut. Untuk itu Dimyati bakal memeriksa kebenaran terkait kabar tersebut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Politikus PPP Anak Mantan Wapres Dikabarkan Ditangkap Beli Sabu
Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dimyati Natakusumah mengaku mendengar kabar seorang oknum kader partainya diamankan saat tengah membeli narkoba jenis sabu di Perumahan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016) kemarin.

"Saya dapat informasi itu. Kan baru dikaitkan bahwa barang itu yang mau beli adalah IH tapi kebenarannya belum pasti," kata Dimyati di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/2/2016).

Dirinya belum bisa menjelaskan lebih lanjut. Untuk itu Dimyati bakal memeriksa kebenaran terkait kabar tersebut.

Selain politikus di PPP, IH juga dikenal sebagai putra mantan Wapres Hamzah Haz.

"Biar nanti penyidik. PPP prihatin, dua kasus kalau memang terjadi. Kalau terbukti dua delik. Tapi belum ada konfirmasi dari IH," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang anggota DPR diamankan saat razia tes urine yang dilakukan prajurit dari satuan Kostrad TNI Angkatan Darat terhadap 146 personil yang tinggal di Perumahan Kostad, Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari operasi tersebut, tiga oknum prajurit yang terindikasi positif narkoba langsung diamankan. Ketiganya ialah Sertu AS, Kopka N, dan Kopka B.

"Iya betul kemarin kami lakukan pengecekan internal," kata Kepala Penerangan Kostrad Letkol Heru saat dihubungi wartawan, Selasa (23/2/2016).

Lebih lanjut Heru menjelaskan, pihaknya memiliki komitmen dan konsisten untuk pemberantasan narkoba. Tak hanya itu, dalam pengembangan selanjutnya, sebanyak enam orang sipil diduga terlibat dalam peredaran narkoba. Mereka berinisial H, O, J, S, S, dan seorang oknum anggota DPR, berinisial IH.

"Untuk anggota (TNI) kami proses internal," katanya.

Menurutnya, dari razia tersebut sebanyak lima oknum prajurit turut diamankan. Selain itu, lima oknum kepolisian jg turut diproses. Mereka adalah Briptu E dari Polres Jaksel yang bertugas di KPK. Selanjutna, Aiptu A, Bripka AB, Aipda W, dan Aiptu A. Sementara seorang oknum pemakai, Pratu A.

"Kami pengembangan, yang anggota Kostrad kami proses internal. Saat ini kegiatan penggeledahan 14 rumah di Perumahan Kostrad Tanah Kusir masih berlanjut dan juga pengejaran orang sipil yang trlibat," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas