Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wapres Berkelakar soal Lembaga Tinggi Negara

"Kita saling menghormati, saya datang karena itu," jelas JK.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Wapres Berkelakar soal Lembaga Tinggi Negara
Ist
Sejumlah pejabat negara menghadiri malam penganugerahan Bawaslu Award di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Pusat, Senin malam 29 Pebruari 2016. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di Indonesia peran dari lembaga tinggi dan lembaga tertinggi negara bisa membingungkan.

Pasalnya, setiap eksistensi lembaga tinggi disahkan oleh lembaga tinggi lainnya.

"Di Indonesia ini kadang-kadang kurang jelas mana lembaga tinggi dan mana lembaga tertinggi," ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam sambutannya di acara Bawaslu Award, di Balai Sarbini, Jakarta Selatan, Senin (29/2/2016).

Jusuf Kalla mengatakan di Indonesia sering disebut lembaga kepresidenan adalah yang tertinggi.

Namun Surat Keputusan (SK) Presiden, yang menandatangani adalah jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Tapi yang bisa tegur KPU itu Bawaslu," ujar Jusuf Kalla yang membuat mayoritas yang hadir di acara tersebut tertawa.

Ketua Bawaslu RI Muhammad dan Ketua KPU RI Husni Kamil Manik ikut tertawa.

Rekomendasi Untuk Anda

"Namun yang mengeluarkan SK untuk pengurus KPU dan Bawaslu, adalah Presiden," lanjut JK.

Oleh karena itu setiap lembaga seharusnya saling menghargai, karena sama-sama lembaga tertinggi.

"Kita saling menghormati, saya datang karena itu," jelas JK.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas