Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sore Ini DPP Golkar Dijadwalkan Rapat Pleno Pembentukan Panitia Munas

DPP Golkar dijadwalkan menggelar rapat pleno pembentukan panitia Musyawarah Nasional (Munas) mendatang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DPP Golkar dijadwalkan menggelar rapat pleno pembentukan panitia Musyawarah Nasional (Munas) mendatang.

Rencananya, rapat digelar pada pukul 15.00 WIB, Rabu (2/3/2016) di Kantor DPP Golkar.

Politikus Golkar Zainudin Amali menuturkan Ketua Umum Aburizal Bakrie akan memimpin rapat tersebut.

"Insya Allah, belum ada pemberitahuan perubahan," kata Amali di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/3/2016).

Diketahui, rapat harian diusulkan Ketua Penyelenggara Munas: Theo L Sambuaga, Ketua Steering Committee (SC) Nurdin Halid dan Ketua Organizing Committee (OC): Zainudin Amali.

Amali mengatakan Ical akan mendengarkan pandangan pengurus sebelum memutuskan kepanitiaan Munas.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya belum tahu bagaimana. Mungkin beliau masih mendengarkan pandangan-pandangan dari pengurus, nanti habis itu akan diputuskan," kata Anggota Komisi I DPR itu.

Mengenai adanya kabar penolakan peserta terhadap penunjukkan Nurdin Halid, ia menilai hal itu sebagai masukan agar pelaksanaan Munas sesuai dengan SK Menkumham yakni demokratis, rekonsiliatif dan berkeadilan.

"Saya kira ini bukan penolakan tetapi teman-teman memberi warning atau masukan. Itu saja. Kan secara terang-terangan menolak kan enggak ada itu kita lihat tapi memberi peringatan supaya pelaksanaan munas jangan sampai menimbulkan akibat di belakang hari terpecah lagi kita," ujarnya.

Menurut Amali, nama-nama yang masuk dalam panitia Munas akan dibahas pada rapat nanti di DPP Golkar. Ia mengatakan tidak ada permasalahan pribadi peserta rapat terkait panitia Munas.

"Dengan Pak Theo Sambuaga, Pak Nurdin Halid, dengan saya. Saya kira teman-teman sudah bisa memahami kenapa pertimbangannya pak Ical memunculkan nama itu," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas