Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Buwas Tunggu Restu Kejaksaan Agung dan Kementerian Keuangan Gunakan Uang Bandar Narkoba

"‎Itu sudah ada dalam UU, hasil TPPU dari narkoba bisa digunakan untuk mendanai operasional penegakan hukum tindak pidana narkotika,"

Buwas Tunggu Restu Kejaksaan Agung dan Kementerian Keuangan Gunakan Uang Bandar Narkoba
Ferdinand Waskita/Tribunnews.com
Budi Waseso 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Dalam undang-undang ternyata hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari bandar narkoba bisa digunakan untuk operasional penegakan hukum di bidang narkoba.

"‎Itu sudah ada dalam UU, hasil TPPU dari narkoba bisa digunakan untuk mendanai operasional penegakan hukum tindak pidana narkotika," ucap Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso‎, Jumat (11/3/2016) di Mabes Polri.

Hanya saja untuk merealisasikan hal itu, Buwas sapaan akrab Budi Waseso harus menunggu keputusan Kejaksaan Agung dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Bahkan, mantan Kapolda Gorontalo ini mengaku Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Luhut Binsar Pandjaitan siap membantu merealisasikan hal itu.

"Tinggal keputusan dari Kejaksaan Agung dan Kemenkeu. Menkopolhukam juga mau bantu," katanya.

Mantan Kabareskrim ini menambahkan apabila hasil dari TPPU narkotika bisa digunakan untuk biaya operasional, maka anggaran pemerintah dapat diminimalisir.

Dengan begitu BNN tidak selalu bergantung pada pemerintah dan tidak membebani negara.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas