Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Fahri Hamzah: Harusnya Pak Jokowi Tidak Perlu Ngomong Soal Hambalang

Fahri mengatakan kasus Hambalang sudah diproses KPK melalui operasi tangkap tangan (OTT).

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Fahri Hamzah: Harusnya Pak Jokowi Tidak Perlu Ngomong Soal Hambalang
Warta Kota/Alex Suban
Proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, mangkrak dan ditutupi ilalang, Jumat (18/3/2016). Sejak tahun 2012 pembangunan kawasan ini terhenti karena masalah tanah yang ambles. (Warta Kota/alex suban) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai Presiden Joko Widodo tak perlu mengungkapkan ke publik proyek P3SON (Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional) di Hambalang akan diteruskan.

"Seharusnya Pak Jokowi enggak usah ngomong, seharusnya langsung dikerjakan saja. Hasil kajian lengkap ini," kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Senin (21/3/2016).

Fahri mengatakan kasus Hambalang sudah diproses KPK melalui operasi tangkap tangan (OTT).

Politikus PKS itu menilai pemerintah harus menghitung kerugian negara terkait proyek tersebut.

"Kalau ada yang berani menghitung ongkos melanjutkan pembangunan lebih murah harus di teruskan. Tapi yang lebih penting adalah kenapa ini lama mangkrak," katanya.

Menurut Fahri, proyek tersebut tidak boleh dihentikan. Sebab, kesalahan tersebut berasal dari perbuatan orang per orang.

"Tidak ada yang salah terhadap bangunannya. Kenapa ini mengambil tiga tahun sehingga nilai barangnya turun terjadi depresiasi bangunan, mebel dan lainnya," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Politikus PKS itu menuturkan seharusnya semua pihak tidak berpuas ketika KPK menangkap seseorang terkait suatu proyek.

Terpenting, proyek tersebut tetap dilanjutkan agar tidak mangkrak.

"Jadi seolah-olah kita merasa sudah puas bahwa sudah ada yang ditangkap hasilnya rusak tidak apa-apa. Jadi mangkrak ini sudah berada di otak kita ini, yang penting tangkap-tangkap ini merasa puas. Ini republik mangkrak," ujarnya.

Mengenai adanya anggapan bahwa Presiden Joko Widodo dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saling sindir mengenai Hambalang, Fahri enggan berkomentar.

"Saya tidak tahu lah, itu urusan mereka saja," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas