Tribun

Konflik PKS

Pimpinan DPR Belum Terima Surat Pemecatan Fahri Hamzah

DPR masih belum membahas mekanisme pergantian kursi Wakil Ketua sepeninggal Fahri.

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Pimpinan DPR Belum Terima Surat Pemecatan Fahri Hamzah
Tribunnews.com/ Ferdinand Waskita
Fahri Hamzah saat jumpa pers di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/4/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) masih belum menerima surat pemecatan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sehingga pimpinan DPR masih belum membahas mekanisme pergantian kursi Wakil Ketua sepeninggal Fahri.

"Kalau ada surat masuk baru kita bahas. kalau tidak ada surat masuk menyangkut hal itu baru kita tidak bisa bahas," ujar Ketua DPR RI Ade Komarudin (Akom) kepada wartawan di kompleks Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (4/4/2026).

Malah pimpinan DPR RI dari partai Golkar ini mengetahui kabar pemecatan koleganya di DPR itu dari media massa. Belum ada pemberitahuan dari DPP PKS.

"Yang jelas saya baru baca di media saja dan kalau dari media tentu saya belum bisa jadikan patokan untuk memberikan komentar terhadap masalah itu," katanya.

"Yang jelas itu masalah masih pada ranah internal. Kemudian pada ranah internal itu mengemuka ke media dan belum ada kaitan secara resmi dengan DPR," ujarnya.

Menanggapi pemecatan dirinya dari seluruh keanggotan PKS, Fahri menegaskan akan melakukan perlawanan hukum kepada PKS.

Fahri mengakui dirinya meniti karier dari bawah saat PKS dalam keadaan susah.

"Saya sebagai Warga Negara, membawa masalah ini kepada wilayah hukum, secara sekilas mengindentifikasi PKS telah melakukan perbuatan hukum secara serius," ujar Fahri dalam jumpa pers di Gedung DPR, Jakarta, Senin (4/4/2016).

Ia pun mempertanyakan pemecatan tersebut dikarenakan faktor disiplin. 

Padahal, Fahri melihat dirinya tidak bermasalah dengan PKS.

"Saya tidak berkelahi, saya tidak pernah ditegur, tidak ada SP 1, SP 2, yang ada seolah-olah ada keinginan partai tidak dipenuhi," kata Fahri.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas