Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Ketua BPK Disebut di Panama Papers, BPK: Itu Merugikan Keuangan Negara Tidak?

keterlibatan Hary dalam Panama Papers tidak bisa secara serta merta dipersepsikan bahwa Hary bersalah

Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Ketua BPK Disebut di Panama Papers, BPK: Itu Merugikan Keuangan Negara Tidak?
Tribunnews.com/Andri Malau
Ketua BPK Harry Azhar Azis 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Direktorat Utama Perencanaan Evaluasi dan Pengembangan Keuangan Negara BPK RI, Bahtiar Arif menyatakan bahwa pihaknya tidak terlalu berurusan dengan disebutnya nama Ketua BPK RI, Harry Azhar Azis di Panama Papers.

"Itu merugikan keuangan negara tidak? Itu jawab sendiri. Tugas kami kan mengurusi keuangan negara," katanya di Kantor BPK, Jakarta, Rabu (14/3/2016).

Dia mengatakan keterlibatan Harry Azhar Azis dalam Panama Papers tidak bisa secara serta merta dipersepsikan bahwa Harry Azhar Azis bersalah karena telah melakukan pengemplangan pajak.

"Maksudnya seperti apa kasusnya. Apakah setiap orang yang ada di Panama Papers bersalah? Itu harus dicek lagi," katanya.

Diketahui bahwa beberapa nama besar di Indonesia seperti Aburizal Bakrie, Djan Faridz, Rini Soemarno, Ahmad Kalla, Sandiaga Uno, Riza Chalid, Harry Azhar Azis, dan Joko S Candra telah disebut-sebut namanya dalam artikel Panama Papers.

Nama-nama tersebut diambil dari sebuah firma hukum di negara Panama yang bernama Mossack Fonseca.

Firma tersebut dinilai telah menyimpan nama-nama besar di dunia yang terlibat dalam kasus pencucian uang dan pengemplangan pajak.

Berita Rekomendasi
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas