Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tito Sebut Umar Patek Sudah Lama Tidak ke Filipina

Tito mengungkapkan Umar Patek sudah lama tidak berkunjung ke Filipina.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Tito Sebut Umar Patek Sudah Lama Tidak ke Filipina
Surya/Miftah Faridl
Umar Patek (tengah) usai mengibarkan bendera merah putih dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Lapas Porong, Sidoarjo, Rabu (20/5/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Tito Karnavian menilai langkah pengiriman napi teroris Umar Patek ke Filipina hanyalah salah satu opsi.

Wacana Umar Patek dikirim ke Filipina mengemuka untuk melobi Kelompok Abu Sayyaf yang menyandera 10 Warga Negara Indonesia.

Tito mengungkapkan Umar Patek sudah lama tidak berkunjung ke Filipina.

"Hampir 5 tahun meninggalkan sana, belum tentu situasinya sama jaringannya," kata Tito saat RDP dengan Komisi III DPR di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (13/4/2016).

Diketahui, Abu Sayyaf yang membajak Kapal Tunda (tugboat) Brahma 12 dan kapal Tongkang Anand 12, sejak rabu (23/3/2016) lalu masih menyekap 10 ABK kapal tersebut yang berkewarganegaraan Indonesia.

Mereka meminta uang tebusan sebesar 50 Juta peso atau Rp 14,3 miliar dengan batas akhir pembayaran 8 April lalu.

Tito menuturkan BNPT menjadi bagian dari satuan tugas yang dibentuk Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk pembebasan 10 WNI ini.

Rekomendasi Untuk Anda

"Soal Abu Sayyaf, Wakil Presiden sudah membentuk Satgas, ada Menkopolhukam, BIN, Polri, TNI, Menlu, dan BNPT," tutur Mantan Kapolda Metro Jaya itu.

Sebelumnya, Terpidana kasus terorisme Hisyam bin Ali Zein atau yang dikenal dengan nama Umar Patek mengaku kenal dengan pimpinan kelompok Abu Sayyaf, yang menyandera sepuluh Warga Negara Indonesia (WNI).‎

Ia kemudian menawarkan diri untuk membantu melakukan negosiasi dengan kelompok Abu Sayyaf.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas