Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Yasonna Mengimbau: Pak Djan Faridz, Ya Sudahlah

Pasalnya kubu Romy belum mengirimkan permohonan berikut berkas yang diperlukan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Yasonna Mengimbau: Pak Djan Faridz, Ya Sudahlah
Harian Warta Kota/henry lopulalan
MUKTAMAR PPP KE-VIII - Presiden Joko Widodo (tengah), Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly (paling kanan) dan Pimpinan PPP hasil Muktamar Bandung membuka Muktamar VIII Partai Persatuan Pembangunan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (8/4/2016). Acara yang berlangsung dari tanggal 8-11 untuk memilih ketua dan pengurus partai yang berlambang Kabah setelah beberapa bulan mengalami perpecahan. Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romahurmuziy kembali menggelar muktamat pada pekan lalu, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Romahurmuziy alias Romy terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Namun Surat Keputusan (SK) untuk hasil muktamar tersebut belum bisa dikeluarkan menurut Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H Laoly.

Pasalnya kubu Romy belum mengirimkan permohonan berikut berkas yang diperlukan.

"Belum dimasukan (permohonannya), ini kan formatur (Romy) masih kerja, belum‎ dimasukkan," kata Yasonna kepada wartawan di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (13/4/2016).

Di internal partai berlambang ka'bah itu masalah dualisme kepengurusan masih terjadi.

Kubu Djan Faridz yang mendapat pengakuan dari Mahkamah Agung (MA), masih bersikukuh kubunya lah yang sah.

Rekomendasi Untuk Anda

Yasonna menduga kubu Romy belum mengajukan permohonan tersebut, karena masih harus melakukan konsolidasi dengan kubu Djan Faridz yang mewakili muktamar Jakarta 2014.

"Masih menunggu pak Djan Faridz barangkali," ujarnya.

Yasonna berharap kedua kubu di internal PPP dapat segera berdamai.

Yasonna berharap Djan Faridz mau menghentikan segala upayanya, sehingga konflik di internal partai bisa berakhir.

"Pak Djan Faridz ya sudah lah," kata Yasonna.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas