Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kericuhan Lapas Banceuy Evaluasi Besar Bagi Menkumham

Anggota Komisi III DPR RI, Abubakar Al Habsy mengatakan kasus kerusuhan di Lapas Klas II Banceuy, Bandung merupakan evaluasi bagi Kemenkumham.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Kericuhan Lapas Banceuy Evaluasi Besar Bagi Menkumham
Tribunnews.com/Amriyono Prakoso
Anggota Komisi III DPR RI, Abubakar Al Habsy di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Minggu (24/4/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Abubakar Al Habsy mengatakan kasus kerusuhan di Lapas Klas II Banceuy, Bandung merupakan evaluasi bagi Kementerian Hukum dan HAM.

Pasalnya, kerusuhan di lapas bukan lah yang pertama kali terjadi.

"Ini evaluasi besar bagi menkumham. Kalau masih seperti ini, pasti masih akan ada lagi Banceuy, Banceuy yang lain," tegasnya di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Minggu (24/4/2016).

Abubakar menjelaskan bahwa lembaga pemasyarakatan yang mempunyai kelebihan kapasitas terjadi di seluruh Indonesia, tidak sedikit yang melebihi hingga 600 persen.

Dengan lebih tegasnya BNN untuk menghukum para pengedar dan juga bandar, pemerintah juga seharusnya, kata Abubakar, mengikuti perkembangan yang dilakukan BNN.

Kejadian di Lapas Banceuy, semata bukan hanya adanya timbal balik dari para terpidana yang ditangkap tapi juga karena ruangan dan tekanan psikologis saat berada di dalam penjara.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pemerintah harus bisa mengantisipasi hal-hal seperti ini. Anggaran yang ada seharusnya bisa benahi lapas-lapas ini," tambahnya.

Selain perbaikan lembaga pemasyarakatan, Abubakar meminta kepada menkumham untuk meningkatkan SDM yang menjadi sipir penjara.

Sehingga tidak ada lagi kejadian sipir juga ikut serta menjadi pengedar narkoba di penjara.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas