Ali Mustofa Yaqub Sempat Mengeluh Kelelahan Sebelum Meninggal
Kondisi fisik yang kelelahan sempat dikonsultasikan Ali ke dokter.
Penulis:
Valdy Arief
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ali Nurdin, perwakilan keluarga Ali Mustofa Yaqub menyebutkan sebelum meninggal dunia, mantan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta sempat mengeluhkan kondisi tubuh yang dirasa kelelahan.
Keluhan Pimpinan Pondok Pesantren Darus Sunah itu, sebut Nurdin, mulai terlontar sejak Rabu (27/4/2016) malam.
"Malam kamis itu tidak bisa tidur, tapi masih normal hingga selesai salat subuh," kata Nurdin dekat lokasi pemakaman Ali Mustofa Yaqub, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (28/4/2016).
Kondisi fisik yang kelelahan sempat dikonsultasikan Ali ke dokter.
Namun, hasil diagnosa hanya menyatakan Ali kelelahan.
Hingga pada Kamis pagi kondisi fisik Ali terus melemah dan terpaksa digotong ke Rumah Sakit Hermina yang tidak jauh dari kediamannya.
"Dibawa kembali ke RS dan sempat dipacu jantung tapi sudah tidak tertolong," katanya.
Semasa hidup, Nurdin menyebutkan, Ali Mustofa Yaqub memang mengidap diabetes. Tapi dia menjaga ketat pola konsumsinya serta tidak memaksakan diri jika keletihan.
Sebelumnya, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta tahun 2004-2015, Ali Mustofa Yaqub, meninggal dunia pada hari ini, Kamis (28/4/2016), sekitar 06.30 WIB di Rumah Sakit Hermina, Ciputat, Tangerang Selatan.
Ali Mustofa Yaqub yang lahir di Kemiri, Batang, Jawa Tengah pada 2 Maret 1952 merupakan mantan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta.
Dia pernah pula menjabat sebagai Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Sebelum meninggal, Ali masih menjadi Pengurus Pondok Pesantren Darus Sunnah Ciputat.
Baca tanpa iklan