Asean Literary Festival 2016 Hadirkan Diskusi Tentang LGBT
Diskusi tentang Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) menjadi suguhan utama penyelenggaraan The 3rd Asean Literary Festival
Penulis:
Fitri Wulandari
Editor:
Sanusi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Diskusi tentang Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) menjadi suguhan utama penyelenggaraan The 3rd Asean Literary Festival 2016.
"Sudah menjadi agenda utama bagi Asean Literary Festival untuk menghadirkan diskusi LGBT dalam diskusi kami," ujar Okky Puspa Madasari, perwakilan penyelenggara saat gelar konferensi pers di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (5/5/2016).
Ia pun menambahkan, pihaknya pun sepakat untuk menghadirkan diskusi yang mengangkat isu LGBT tersebut dengan judul 'LGBT, Sexuality, and Freedom of Expression'.
Menurutnya, diskusi tersebut jauh dari tudingan negatif beberapa pihak.
"Dengan demikian kami pun menghadirkan diskusi dengan judul LGBT, Sexuality, dan Freedom of Expression, adanya diskusi ini juga sama sekali tidak untuk menyebarkan, menularkan, atau membuat anak muda Indonesia menjadi penganut LGBT," paparnya.
Okky juga mengungkapkan hal tersebut merupakan bentuk komitmen penyelenggara acara pada kebebasan berekspresi pada setiap individu untuk memilih apapun sesuai dengan kehendaknya.
"Ini adalah bentuk komitmen kita pada kebebasan berekspresi, untuk keberpihakan kita pada setiap kebebasan individu untuk memilih apapun yang diinginkan," tandasnya
Sebelumnya, terjadi aksi unjuk rasa dari Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Muslim (AM3) beberapa jam sebelum acara pembukaan The 3rd Asean Literary Festival 2016 dimulai.
Baca tanpa iklan