Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tak Bayar Rp 1 Miliar, Diharapkan Syahrul dan Indra Bambang Tidak Dijadikan Pemanis

"Dengan tidak membayarnya mereka uang Rp 1 miliar bisa dikatakan bahwa kedua orang ini merupakan calon yang paling bersih diantara yang lainnya,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Tak Bayar Rp 1 Miliar, Diharapkan Syahrul dan Indra Bambang Tidak Dijadikan Pemanis
Tribunnews.com/ Muhammad Zulfikar
Indra Bambang Utoyo dan Syahrul Yasin Limpo di kawasan Darmawangsa, Jakarta, Minggu (8/5/2016) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik Hendri Satrio menilai Syahrul Yasin Limpo dan Indra Bambang Utoyo merupakan bakal calon ketua umum partai Golkar paling bersih.

Hal tersebut dikarenakan Syahrul dan Bambang Utoyo tidak membayar iuran sebesar Rp 1 miliar kepada panitia Munaslub.

"Dengan tidak membayarnya mereka uang Rp 1 miliar bisa dikatakan bahwa kedua orang ini merupakan calon yang paling bersih diantara yang lainnya," ujarnya di kawasan Cikini, Jakarta, Minggu (8/5/2016).

Kedua calon tersebut, kata Hendri, jauh lebih mengedepankan persaingan visi, misi, dan gagasan ketimbang harus mengeluarkan uang.

Padahal, Steering Committee Munaslub, Nurdin Halid telah menyatakan bahwa dana tersebut bersifat wajib untuk setiap calon ketua umum.

Namun seketika persyaratan tersebut berubah dengan masuknya kedua calon tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ketidakkonsistenan ini sebenarnya bukan cara Golkar. Ini yang membuat masyarakat bertanya-tanya kenapa bisa seperti ini," katanya.

Meski kedua calon tersebut tidak membayar uang setoran, Hendri berharap Syahrul dan Bambang Utoyo tidak dijadikan pemanis untuk meramaikan bursa pencalonan ketua umum Partai Golkar.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas