Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

3 Pelajar SMP Diamankan Tentara karena Sebarkan Kunci Jawaban UN

Tiga pelajar di Kota Medan diamankan personel Danramil 04 Medan Kota karena kedapatan mengedarkan kunci jawaban UN

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in 3 Pelajar SMP Diamankan Tentara karena Sebarkan Kunci Jawaban UN
Tribun Pekanbaru/ Budi Rahmat
ilustrasi: Kunci jawaban yang ditemukan Ombudsman Riau di salah satu sekolah di Pekanbaru. 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Tiga pelajar di Kota Medan diamankan personel Danramil 04 Medan Kota karena kedapatan mengedarkan kunci jawaban ujian nasional tingkat SMP.

Ketiga pelajar SMP Negeri I Medan itu berinisial AR (15), warga Jalan Tapianauli, Perumahan Torganda, Sunggal; RS (15), warga Jalan Sunggal dan; TF (15), warga Jalan Parang 2, Medan Johor, Kota Medan.

Mereka tertangkap tangan sedang menyebarkan kunci jawaban ujian nasional (UN) di salah satu restoran cepat saji di Jalan Ringroad-Gagak Hitam, Sunggal, Kota Medan, Kamis (12/5/2016).

Danramil 04 Medan Kota Mayor Kav Setia Budi melalui Serma Yudo BS mengatakan, ketiga pelajar tersebut diamankan bersama tujuh temannya yang merupakan siswa SMP Negeri I Medan. Namun ketujuhnya berhasil kabur.

"AR bertugas membagi-bagikan kunci jawaban kepada teman-temannya. Mereka berkumpul di restoran itu. Kita amankan sebelum ujian berlangsung. Dia mengaku membeli kunci jawaban dari Iskandar Zulakrnain, mahasiswa di UMSU," kata Yudo.

"Saat ditangkap penjual kunci kabur dengan menggunakan mobil Toyota Avanza. Iskandar adalah alumni SMP Negeri I Medan yang saat ini kuliah di UMSU. Kita sedang mengejarnya. Untuk ketiga pelajar kita akan panggil orangtuanya," jelasnya.

Sementara itu, AR mengaku memesan kunci jawaban UN dari Iskandar Zulkarnain seharga Rp 2 juta untuk 14 orang. Dia mengenal Iskandar karena satu alumni pramuka di SMP Negeri I Medan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dia yang nawari kunci jawaban itu, harganya Rp 2 juta. Ku kasih Rp 500.000 tapi Iskandar enggak mau karena uangnya kurang. Uang Rp 500.000 itu kukumpulin dari kawan-kawan. Karena kunci jawaban enggak dikasih si Iskandar, aku jadinya minta sama si AA, anak SMP Negeri I juga," kata AR.

AR mengaku tidak mengetahui dari mana AA mendapat kunci jawaban tersebut. AA membagikannya lewat layanan Line.

"Aku fotokopi jawaban itu dan kusebar ke kawan-kawan. Aku jual ke kawan-kawan Rp 100.000," ujar AR.(Kontributor Medan, Mei Leandha)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas