Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lagu Genjer-genjer Bisa Membangkitkan Kemarahan Kelompok Tertentu

Lagu tersebut kemudian digubah dan dipopulerkan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI), dan digunakan di film produksi pemerintah

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan TRIBUNnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Maraknya atribut yang berbau komunisme dan Partai Komunis Indonesia (PKI), telah memancing reaksi dari pemerintah. Bahkan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti, mengancam akan memeriksa siapapun menyanyikan lagu "Genjer-genjer."

Lagu tersebut asalnya adalah lagu daerah dari pedalaman Jawa Timur. Lagu tersebut kemudian digubah dan dipopulerkan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI), dan digunakan di film produksi pemerintah orde baru, G30SPKI.

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla mendukung sikap Polri, yang akan menindak tegas siapapun yang kedapatan mengenakan atribut PKI, termasuk yang menyanyikan lagu "Genjer-genjer."

Kepada wartawan di kantor Wakil Presiden RI, Jakarta Pusat, Jumat (13/5/2016), Jusuf Kalla mengatakan lagu tersebut mengingatkan sebagian orang atas masa-masa kelam pembrontakan PKI di Indonesia.

"Genjer-genjer mungkin lagu yang bersifat umum, namun khususnya bagi militer TNI, lagu ini sangat menyakitkan," ujarnya

Selain itu menurut Jusuf Kalla lagu tersebut juga bia memicu kemarahan bagi beberapa kalangan, karena lagu genjer-genjer identik dengan komunisme, dan masa-masa kelam Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jadi bukan lagunya, tapi suasananya yang mengingatkan orang pada suasananya, yang menimbulkan kemarahan bersama," jelasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas