Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pertukaran Dilakukan Siang Hari, Pangkostrad: Biar Kalau Adu Tembak Bisa Panjang

Panglima Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi mengatakan bahwa pihaknya lebih memilih untuk melakukan pert

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Pertukaran Dilakukan Siang Hari, Pangkostrad: Biar Kalau Adu Tembak Bisa Panjang
Tribunnews.com/ Valdy Arief
Panglima Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi di Lanud halim Perdanakusuma, Jumat (13/5/2016) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi mengatakan bahwa pihaknya lebih memilih untuk melakukan pertukaran siang hari ketimbang malam hari.

Dia menceritakan pihaknya dapat masuk ke wilayah Filipina sejauh 12 mil setelah melakukan perjanjian pelaksanaan pengambilan sandera.

"Pertukaran di wilayah mereka (Filipina,-red) kita bawa dua kapal. Saya pilih Siang biar kalau adu tembak bisa panjang," jelasnya ketika ditemui di Lanud Halim Perdankusuma, Jakarta, Jumat (13/5/2016).

Dia menceritakan setidaknya terdapat lima kapal perang yang berada di Tarakan dan setelah berkomunikasi dengan Angkatan Laut Filipina, dua kapal dapat memasuki wilayah Filipina.

Edy menjelaskan pada hari sebelum pengambilan sandera, pihak Abu Sayyaf selalu menukar-nukar tempat penyerahan.

Namun, ketika Panglima TNI menyuruh dirinya untuk melakukan pengambilan, Edy langsung menyikapinya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya disuruh Panglima TNI ambil, saya ambil, disuruh Panglima amankan, saya amankan. Ini demi keselamatan warga negara," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas