Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ical Tak Mau Jadi Menteri

Ia mengingatkan kepada pengurus daerah yang merupakan pemegang suara.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Ical Tak Mau Jadi Menteri
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menjawab pertanyaan wartawan saat menghadiri pertemuan para pimpinan Koalisi Merah Putih di Kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (31/3/2016). Pertemuan yang dihadiri seluruh petinggi KMP tersebut mendiskusikan masalah-masalah teraktual di Indonesia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, BALI - Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie dirinya tak mau duduk di kabinet pasca tak lagi menjadi sebagai ketua umum. Meskipun, Golkar telah menegaskan dukungannya terhadap pemerintah.

"Kita tidak akan duduk di eksekutif," kata Ical dalam pidato Pra Munaslub di Bali Nusa Dua Convetion Center, Bali, Sabtu (14/5/2016).

Dalam kesempatan itu, Ical juga menuturkan para tokoh senior tidak akan meninggalkan Partai Golkar. Walaupun, kader muda Golkar lebih pintar.

"Tapi untuk kebijaksanaan barangkali yang senior lebih," katanya.

Mantan Menkokesra itu juga meminta kader Golkar tidak mendengarkan berbagai macam isu tentang pemilihan ketum.

Ia mengingatkan kepada pengurus daerah yang merupakan pemegang suara.

Selain itu, Ical menuturkan arena Munaslub akan mengukuhkan dukungan kepada pemerintah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Yang paling penting karena kita mengatakan Golkar terbiasa mendukung pemerintahan, nanti di dalam Munaslub ini, kita akan mengukuhkan satu rekomendasi dari Rapimnas untuk mendukung pemerintahan Jokowi-JK," tuturnya.

Ical menuturkan siapapun ketua umum terikat dengan keputusan Munaslub untuk mendukung pemerintah.

"Dalam Munaslub ini kita mengharapkan adanya suatu ketegasan yang mengikat DPP dan keputusan Munaslub," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas