Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat LIPI: Golkar Lebih Baik Fokus Konsolidasi Internal

Menurut Siti, menciptakan soliditas diantara keluarga besar Golkar urgent dilakukan saat ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pengamat LIPI: Golkar Lebih Baik Fokus Konsolidasi Internal
Kompas.com
Nurdin Halid dan Siti Aisyah memimpin jalannya sidang dalam Munaslub Golkar di Nusa Dua, Bali, Senin (16/5/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menyarankan Partai Golkar lebih berkonsentrasi melakukan pembenahan dan kosolidasi internal ketimbang memperjuangkan gelar pahlawan nasional kepada Presiden kedua RI Soeharto.

"Golkar lebih baik konsentrasi penuh ke permasalahan internalnya yang perlu melakukan konsolidasi dan menyiapkan kader-kader agar tidak tertinggal ," ujar Siti kepada Tribun, Rabu (19/5/2016).

Menurut Siti, menciptakan soliditas diantara keluarga besar Golkar urgent dilakukan saat ini supaya Golkar tidak lagi tersekat-sekat ke dalam kubu-kubu elite yang kontestasinya tak pernah berhenti.

"Isu pemberian gelar pahlawan biarlah berproses dan dilakukan secara alami didasarkan atas argumentasi yang bisa diterima publik dan tidak justru menimbulkan kontroversi di tengah publik," cetusnya.

Munaslub Golkar sebelumnya mengusulkan agar Presiden kedua RI Soeharto mendapatkan gelar pahlawan nasional.

Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie menilai Soeharto layak mendapatkan gelar itu. DPP Golkar sendiri, lanjut dia, sudah pernah memberikan penghargaan Abdi Luhur kepada mantan Soeharto.

"Saya serahkan ke munas ini untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk diusulkan menjadi pahlawan nasional," ujar Aburizal.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas