Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wapres JK Berharap Aparatur Sipil Negara Bisa Berdaya Saing

Menurutnya, ada tiga hal pokok yang menjadi faktor pendorong perubahan karakter ASN.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Wapres JK Berharap Aparatur Sipil Negara Bisa Berdaya Saing
youtube
Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam jumpa pers di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla membuka Rapat Koordinasi Nasional dan Rakornas Kepegawaian tahun 2016 Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (26/5/2016).

Dalam pidato pembukaannya, JK meminta agar Aparatur Sipil Negara (ASN) pemerintah pusat dan pemerintah daerah mampu meningkatkan kompetisi juga kemampuannya demi memberikan pelayanan yang efektif dan efesien.

"Kalau kita berbicara tentang kepegawaian nasional, dalam bahasa Inggris disebut publik server atau pelayanan masyarakat. Tentu ini baik," kata JK dalam pidato sambutannya.

Dalam rapat yang mengangkat tema 'Revolusi Mental di Kalangan Pegawai' ini, JK mengatakan, kualitas ASN yang baik akan menghasilkan produk jasa atau pelayanan yang baik kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Menurutnya, ada tiga hal pokok yang menjadi faktor pendorong perubahan karakter ASN.

Pertama, adalah sistem pemerintahan yang ada sekarang sudah tidak lagi sentralistik.

Dengan begitu, daerah sudah tidak perlu menunggu instruksi dari pusat untuk mengeluarkan inovasi terkait pelayanan masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kedua adalah teknologi. Sekarang dimulai e-governance juga smart city. Dengan teknologi, yang baik, PNS bisa berhubungan dengan masyarakat secara terus menerus walau tidak bertemu," kata JK.

Sementara yang terakhir, wapres mengatakan, persaingan pelayanan antar daerah otonom diperlukan agar Indonesia tidak kalah dengan negara lainnya.

Dengan itu diharapkan dapat meningkatkan pula ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Yang dibutuhkan, bagaimana ekonomi bergerak yang menimbulkan pendapatan daerah dan nasional naik. Hanya itu yang bisa mengarahkan negara ini jadi lebih baik," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas