Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menteri Yasonna Sebut Kivlan Zein Ngarang Soal PKI Bangkit

"Ngarang itu. Tidak perlu ditanggapi yang seperti itu,"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Menteri Yasonna Sebut Kivlan Zein Ngarang Soal PKI Bangkit
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna Laoly 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly enggan menanggapi pernyataan Mayjend TNI (Purn) Kivlan Zein yang menyebut bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) bangkit kembali.

"Ngarang itu. Tidak perlu ditanggapi yang seperti itu," ujarnya saat ditemui dalam acara peringatan Hari Lahir Pancasila di Tugu Proklamasi, Jakarta, Rabu (1/6/2016).

Yasonna juga mengatakan jika Kivlan menyebut sudah ada 15 juta pendukung PKI di Indonesia agar segera diserahkan data tersebut kepada pemerintah dan akan ditindaklanjuti.

"Ya mana datanya? Kasih sini ke pemerintah," tambahnya.

Sebelumnya, Mayjend TNI (Purn) Kivlan Zein mengatakan bahwa sudah dua minggu yang lalu, berdiri sebuah partai yang menamakan diri sebagai Partai Komunis Indonesia (PKI).

Menurut Kivlan, dia sudah tidak lagi terkejut karena PKI saat ini sudah mulai bangkit dari kuburnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dua minggu lalu Partai Komunis Indonesia sudah berdiri. Pimpinannya namanya Wahyu Setiaji. Cari itu orang," ungkapnya saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (1/6/2016).

Dia menjelaskan bahwa partai tersebut sudah memiliki struktur hingga tingkat daerah dan desa. Serta bermarkas di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Hal itu, lanjutnya merupakan perwujudan dari DN Aidit yang menginginkan adanya PKI untuk hidup kembali, ketika negara dirasa cukup aman bagi PKI

"DN Aidit 29 September 1965 bilang tarik senjata dan kita akan kembali lagi kalau kita sudah kuat," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas