Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kemungkinan Perbedaan 1 Syawal Akan Terjadi Tahun 2023

Anggota Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama, Cecep Nurwendaya menjelaskan bahwa perbedaan penentuan awal bulan Syawal diperkirakan akan terjadi pad

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Kemungkinan Perbedaan 1 Syawal Akan Terjadi Tahun 2023
Valdy Arief/Tribunnews.com
Cecep Nurwendaya 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama, Cecep Nurwendaya menjelaskan bahwa perbedaan penentuan awal bulan Syawal diperkirakan akan terjadi pada 2023.

Hal itu dikarenakan pada tahun tersebut, posisi bulan pada saat menentukan Hari Raya Idul Fitri akan dipandang berbeda seperti halnya pada 2011.

"Paling rawan ribut-ribut ini sebenarnya tahun 2023 seperti 2011. Apalagi kalau ada yang panas-panasin," ujarnya di Kementerian Agama, Jakarta, Minggu (5/6/2016).

Hal itu dijelaskan Cecep atas dasar masukan dari berbagai Organisasi Keislaman yang mengharapkan agar perhitungan hisab dan rukyat tidak berbeda antara satu ormas dengan ormas lainnya.

Perbedaan tersebut, dikhawatirkan dapat memecah belah umat Islam di Indonesia yang menjalankan ibadah Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

"Insya Allah untuk tahun ini tidak ada perbedaan dan saya harap akan terus ada kesepakatan antara pemerintah serta ormas-ormas Islam yang ada," jelas Cecep.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas