Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Anaknya Dituntut Hukuman Mati, WN Hong Kong Pemilik 520 Ribu Ektasi Ancam Bunuh Diri

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Ibnu W, jaksa hanya membacakan sejumlah poin replik atas jawaban kuasa hukum terdakwa.

Anaknya Dituntut Hukuman Mati, WN Hong Kong Pemilik 520 Ribu Ektasi Ancam Bunuh Diri
TRIBUNNEWS/WAHYU AJI
Terdakwa Yeung Man Fung (19) warga Hongkong pemil;ik ribuan butir ekstasi saat bertemu bersama ibunya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sidang atas terdakwa, Yeung Man Fung (19) Warga Negara Asing (WNA) asal Hongkong yang disangkakan memiliki narkoba sebanyak 520.000 butir kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin (6/6/2016) petang.

Agenda hari ini, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, menyampaikan tanggapan atau replik atas jawaban yang disampaikan kuasa hukum Yeung pada sidang sebelumnya, Kamis (2/6/2016).

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Ibnu W, jaksa hanya membacakan sejumlah poin replik atas jawaban kuasa hukum terdakwa.

Diantaranya status Yeung pasca berhenti kerja sebagai koki sebuah restoran di Hongkong pada tahun 2013 hingga tiba di Jakarta pada September 2015.

JPU menduga bila Yeung terlibat dalam jaringan narkoba internasional, karena dalam kurun waktu tersebut Yeung diketahui bepergian ke sejumlah negara, padahal sudah tidak lagi bekerja.

Pada poin replik lainnya, JPU pun menegaskan bila tuduhan atas kepemilikan narkoba kepada Yeung telah sesuai dengan fakta hukum yang sah. Hal tersebut dikuatkan dari keterangan dua orang saksi, yakni Deden Zainal dan Sukatno selaku Satpam Hotel Ibis Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Disebutkan, keterangan saksi sudah sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Kepolisian, diantaranya saksi mengetahui bila terdakwa terkait dengan narkoba yang disimpan dalam kamar Hotel Ibis Nomor 1123 pada September 2015 lalu.

"JPU tetap pada surat tuntutan, karena sesuai dengan fakta hukum yang sah terdakwa terbukti melakukan pelanggaran hukum tentang Narkotika golongan 1 bukan tanaman sesuai dengan Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Terkait hal tersebut, kami memohon kepada Majelis Hakim untuk menetapkan hukuman mati kepada terdakwa," kata Jaksa Ola di PN Jakpus, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Senin (6/6/2016).

Sementara itu, Jane Wang (47) ibu kandung terdakwa menyampaikan kekecewaannya terhadap replik serta tuntutan dari JPU.

Dirinya tetap yakin jika anak kedua dari tiga bersaudara itu tidak pernah terlibat tindak pidana kriminal, khususnya narkotika.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas