Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Impor Miras Ilegal Marak Sejak Awal Ramadan

"Sejak awal Ramadan hingga saat ini ada dari Jawa Timur, Jambi, Belawan, dan Kendari. Tapi kalau nilainya saya belum tahu,"

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Impor Miras Ilegal Marak Sejak Awal Ramadan
Tribunnews.com/ Wahyu Aji
Miras ilegal 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jawa Timur, Jambi, Belawan, dan Kendari menjadi tempat masuk impor minuman keras ilegal.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi.

"Sejak awal Ramadan hingga saat ini ada dari Jawa Timur, Jambi, Belawan, dan Kendari. Tapi kalau nilainya saya belum tahu," kata Heru saat pemusnahan miras dan sejumlah barang ilegal di halaman Kantor Pusat Bea dan Cukai, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (20/6/2016).

Dari data yang diterima, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memusnahkan 50.222 botol miras ilegal yang berhasil diamankan Bea Cukai Jambi, Belawan, dan Kendari.

Semantara itu, untuk Bea Cukai Jawa Timur, telah berhasil melakukan penggagalan importasi 6 kontainer Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA/ miras) ilegal pada awal Juni 2016.

MMEA impor berbagai merek yang dimusnahkan ini bernilai hampir Rp 9 miliar.

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan pemusnahan ini, Bea Cukai ingin membuktikan fungsinya sebagai community protector di bidang kepabeanan dan cukai.

Selain itu penindakan ini juga mendukung upaya pemerintah membatasi peredaran barang-barang yang dilarang, dibatasi, dan dianggap menganggu kesejatan jika dikonsumsi masyarakat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas