Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PKS Dirikan 80 Posko Mudik untuk Layani Pemudik

"Kami memilih bentuk pelayanan dengan mendirikan posko mudik. Bentuk layanan ini tidak berlangsung sesaat, tapi selama musim mudik hingga arus balik"

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in PKS Dirikan 80 Posko Mudik untuk Layani Pemudik
TRIBUNNEWS/FERDINAND
Posko Mudik PKS 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meluncurkan Program Posko Mudik sebagai bentuk berkhidmad bagi masyarakat.

Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan program tersebut merupakan cara PKS berkontribusi bagi terwujudnya mudik yang nyaman dan lancar.

"Kami memilih bentuk pelayanan dengan mendirikan posko mudik, karena bentuk pelayanan ini tidak berlangsung sesaat, melainkan selama musim mudik hingga arus balik," kata Sohibul di Kantor DPP PKS, Jakarta, Minggu (3/7/2016).

Ia mengatakan pembentukan posko tersebut membuat kader dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Sohibul juga memberikan arahan kepada kader yang menjabat sebagai pejabat publik atau anggota legislatif untuk terlibat dalam pelayanan posko mudik.

"Tahun ini, posko mudik dijadikan sebagai program nasional PKS dengan tagline hingga atribut yang seragam dan melibatkan kader dan struktur yang lebih luas sehingga memiliki daya pelayanan massif dan benar-benar dirasakan masyarakat," imbuhnya.

Selain itu, Sohibul juga mengatakan operasional Posko Mudik PKS sudah berjalan sejak Jumat (1/7/2016) lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

Meskipun, program posko tersebut baru diresmikan hari ini. Hingga hari ini, lanjutnya, sudah 80 posko di sejumlah titik strategi di jalur mudik di Jawa, Sumatera dan Sulawesi.

Posko tersebut terdiri dari posko tenda dengan kategori posko utama, posko pendukung, dan posko tematik serta posko penggerak.

"Kita memang meluncurkan ketika arus mudik sudah berlangsung sehingga langsung bersentuhan dengan pemudik. Semoga posko mudik PKS ini bermanfaat bagi masyarakat. Mohon maaf jika masih ada kekurangan," kata Sohibul.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas