Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapolri: Teroris Sudah Incar Polisi saat Pengamanan Idul Fitri

"Kepada petugas di lapangan harus mewaspadai karena ada kelompok-kelompok tertentu yang menjadikan polisi sebagai target teroris," ujar Badrodin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Y Gustaman
zoom-in Kapolri: Teroris Sudah Incar Polisi saat Pengamanan Idul Fitri
Istimewa
Bom bunuh diri terjadi di depan Polresta Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/7/2016) pagi. Satu orang dikabarkan tewas. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Y Gustaman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti sudah mengingatkan anggota kepolisian saat apel Operasi Ramadaniya untuk mewaspadai pelaku teror.

Komentar Badrodin menindaklanjuti pelaku bom bunuh diri mengendarai motor menerobos Markas Polresta Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (5/7/2016).

"Kepada petugas di lapangan harus mewaspadai karena ada kelompok-kelompok tertentu yang menjadikan polisi sebagai target teroris," ujar Badrodin saat telewicara dengan Kompas TV.

Menurut Badrodin, ancaman pelaku teror terendus ketika Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap tiga pelaku teror di Surabaya, Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Hasil pemeriksaan tersebut diketahui, para pelaku memang mengincar untuk menyerang anggota dan kantor kepolisian dari semua tingkatan termasuk pos polisi di jalan raya.

"Sebagaimana teroris yang tertangkap di Surabaya, sasarannya adalah petugas kepolisian. Ancaman semacam itu berlaku saat pengamanan Idul Fitri. Memang harus kita waspadai," tegas dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam aksi bom bunuh diri di Polresta Surakarta pukul 07.35 WIB, pelaku tewas di lokasi. Satu polisi terluka terkena dampak ledakan bom dan sudah dilarikan ke rumah sakit.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas