Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kapolri Baru

Mutasi Masih Bergaya Lama, Tito Harus Rombak Deputi SDM Polri

Padahal banyak pihak yang berharap Tito bisa segera membawa perubahan besar di Polri.

Mutasi Masih Bergaya Lama, Tito Harus Rombak Deputi SDM Polri
Tribunnews.com/Valdy Arief
Kapolri Jenderal Tito Karnavian 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian diharapkan bisa segera melakukan reformasi di jajaran Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Polri.

"Tujuannya agar delapan program percepatan reformasi kepolisian yang pernah disampaikan Tito di Komisi III DPR bisa segera berjalan," ujar Neta S Pane, Ketua Presidium Ind Police Watch dalam rilisnya, Sabtu (23/7/2016).

Ind Police Watch (IPW) menilai, mutasi pertama di era kepemimpinan Tito Karnavian yang berlangsung Jumat 22 Juli 2016 kemarin belum menunjukkan perubahan yang signifikan, masih menunjukkan mutasi gaya lama, dan tidak sesuai dengan semangat perubahan.

Padahal banyak pihak yang berharap Tito bisa segera membawa perubahan besar di Polri.

Semangat suka atau tidak suka dan semangat kedekatan dengan pihak tertentu masih mewarnai proses mutasi.

Perwira-perwira terbaik yang tidak memiliki kedekatan dengan elite tetap dibiarkan terpuruk tanpa harapan, hingga tiga atau empat tahun tanpa posisi yang jelas.

Sementara ada perwira karena kedekatan dengan elite, baru dua bulan dimutasi kembali dimutasi lagi ke tempat yang "lebih basah".

Di era Kapolri Timur Pradopo jabatan tertentu, seperti Direskrimum atau Kapolresta, Kapolrestabes, dll hanya boleh diisi perwira yang sudah lulus Sespati.

Tapi sekarang perwira yang belum ikut Sespati bisa menjabat posisi tsb. Sepertinya ada kemunduran dan sangat jauh dari semangat perubahan.

IPW berharap Tito mencermati hal ini, dengan cara melakukan reformasi total di jajaran Deputi SDM Polri agar sistem assesment yang sudah dibangun Polri sejak 10 tahun lalu bisa berjalan efektif dan hanya perwira terbaik yang bisa menempati posisi strategis.

"Sebab poin ketiga dalam fit and profer test Tito di DPR adalah, mewujudkan pemberdayaan kualitas SDM Polri yang profesional dan kompeten serta menjunjung tinggi HAM. Janji ini yang ditunggu publik dan harus segera diwujudkan Tito," katanya.

Jika proses mutasinya belum menunjukkan perubahan yang signifikan tentunya harapan itu akan sulit terwujud.

IPW sendiri berharap banyak pada Tito Karnavian untuk bisa segera melakukan perubahan total di Polri.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Kapolri Baru

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas