Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

51 Persen Calon Jemaah Haji Indonesia Berusia Lanjut

Sebanyak 51 persen dari total 155.200 jemaah haji reguler dan 13.600 haji khusus, ternyata merupakan jemaah yang berusia lanjut.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Dewi Agustina
zoom-in 51 Persen Calon Jemaah Haji Indonesia Berusia Lanjut
Tribunnews.com/Amriyono Prakoso
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 51 persen dari total 155.200 jemaah haji reguler dan 13.600 haji khusus, ternyata merupakan jemaah yang berusia lanjut.

Menteri Kesehatan, Nila F Moeleok mengatakan berdasar hal tersebut, jemaah Indonesia termasuk mempunyai risiko yang tinggi terhadap kesehatan.

Kerja sama di bidang kesehatan dengan Pemerintah Arab Saudi dirasa perlu ditingkatkan oleh pemerintah Indonesia dengan memperbanyak fasilitas kesehatan dan juga peningkatan kerja sama dengan beberapa pihak rumah sakit.

"Ini kami lakukan karena belum tentu semua jemaah dalam kondisi yang prima, apalagi 51 persen lebih jemaah kita sudah memasuki usia lanjut," jelas Nila di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (9/8/2016).

Beberapa cara lain juga ditempuh oleh pemerintah seperti memberikan gelang berwarna untuk setiap jemaah haji yang memiliki rekam medis yang tidak baik agar lebih mudah memberikan pelayanan kesehatan bagi jemaah.

Selain itu, pemerintah meminta kepada seluruh calon jemaah haji untuk tidak membeli dan mengonsumsi makanan berlebihan yang berasal dari luar, mengingat kebersihannya belum tentu terjaga.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pemerintah sudah berusaha untuk memberikan makanan yang baik dan bersih, sehingga jemaah diharapkan tidak terlalu banyak membeli dari luar," tambahnya.

Meski begitu, pemerintah sudah mendirikan beberapa fasilitas kesehatan untuk menunjang pelayanan dan bekerjasama dengan Pemerintah Arab Saudi di Padang Arafah jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas