Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menko Wiranto: Masalah Arcandra Tahar Cukup Penting Bagi Kabinet

Namun Yasonna menegaskan, Arcandra maih warga negara Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Menko Wiranto: Masalah Arcandra Tahar Cukup Penting Bagi Kabinet
Amriyono Prakoso/Tribunnews.com
Wiranto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menanggapi adanya kabar dwikewarganegaraan yang dimiliki oleh Menteri ESDM, Arcandra Tahar, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto mengakui bahwa hal itu merupakan masalah yang penting.

"Saat ini saya mendapatkan informasi bahwa kita masih perlu mendalami masalah itu, karena ini masalah cukup penting dalam rangka kinerja kabinet kerja pemerintahan Jokowi dan JK," katanya di Kantor Menkopolhukam, Jakarta, Senin (15/8/2016).

Pemerintah, kata dia, telah menyadari kabar yang berkembang di masyarakat mengenai keberadaan Menteri ESDM.

Tidak jarang, banyak yang sudah memberikan penilaian sehingga menjadi pembahasan.

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly tidak membantah bahwa Archandra Tahar uang baru diangkat menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dua minggu lalu, menyandan status sebagai warga negara Amerika Serikat.

Namun Yasonna menegaskan, Arcandra maih warga negara Indonesia.

"Kalau itu iya, tapi legal formalnya belum dicabut," kata Yasonna di lapas Narkotika Klas II A Cipinang, Jakarta Timur, Senin (15/8/2016).

Rekomendasi Untuk Anda

Politikus PDI Perjuangan ini menyebut, mengatakan paspor Amerika milik Arcandra Tahar sudah dikembalikan.

"Jadi sudah dikembalikan ini (paspor) Amerika Serikat menurut Undang-Undang Kewarganegaraan dan menjadi norma universal di dunia tidak boleh ada yang stateless (tidak memiliki kewarganegaraan). Belum ada proses pencabutan kewarganegaraan melalui sk Menkum HAM kepada Pak Arcandra," katanya.

Menurutnya, saat datang dipanggil Presiden Joko Widodo, Arcandra menggunakan paspor warga negara Indonesia.

Dirinya juga tidak membantah pria yang tinggal 20 tahun di Amerika Serikat ini memiliki paspor ganda.

"Dia masuk ke sini pakai paspor Indonesia," kata Yasonna.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas