Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Oknum Anggota TNI AU Aniaya Wartawan, Pangkoopsau I Minta Maaf

Mereka menderita luka serta barang berharga berupa kamera atau handycame dan dompet hilang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Oknum Anggota TNI AU Aniaya Wartawan, Pangkoopsau I Minta Maaf
Tribunnews.com/Glery Lazuardi
Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I (Pangkoopsau I), Marsda TNI Yuyu Yutisna. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panglima Komando Operasi Angkatan Udara I (Pangkoopsau I), Marsda TNI Yuyu Yutisna, meminta maaf atas insiden menggangu ketertiban yang dilakukan oknum anggota TNI AU kepada wartawan di Medan.

"Jadi di dalam kesempatan kali ini saya mohon maaf kalau misalnya menggangu ketertiban kemarin," ujar Marsma TNI, Yuyu Yutisna, kepada wartawan, Selasa (16/8/2016).

Atas insiden tersebut, Array Argus wartawan Tribun Medan dan Andri Safrin wartawan MNC TV menjadi korban pemukulan oknum anggota TNI.

Mereka menderita luka serta barang berharga berupa kamera atau handycame dan dompet hilang.

Setelah dibawa ke rumah sakit menjalani pemeriksaan rontgen, menurut Yuyu, mereka tidak menderita luka dalam.

Hasil rontgen itu ada di kepala RS Lanud Medan.

"Yang diberitakan tulang rusuk patah ternyata hasil rontgen tidak. Tidak ada rusuk patah kemudian yang diberitakan leher retak kepala retak tidak ada. Kami bertanggung jawab dan siap membantu pengobatan," kata dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, mengenai kamera atau handycame yang diberitakan dirampas oknum anggota, kata dia, bukan dirampas mungkin karena ricuh di antara masyarakat bercampur dengan wartawan yang tidak memakai atribut wartawan itu sehingga jatuh.

Untuk dompet, kata dia, setelah dicari tidak ada di anggota.

Dia menampik tudingan ada uang Rp 4 juta di dompet tersebut.

Sebab uang nilai nominal besar itu tidak mungkin ditaruh di dalam dompet.

"Sampai saat ini belum ditemukan kamera. Jadi bukan dirampas mungkin hilang, tetapi kami sudah memerintahkan mencari dan kami siap mengganti. Dompet sama sekali kami cek ke anggota tidak ada yang mengambil apakah mungkin hilang karena kericuhan," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas