Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ketua DPR Ingin Gedung Kura-kura Jadi Museum Bersejarah

"Saya ingin Gedung Kura-kura itu museum bersejarah,"

Ketua DPR Ingin Gedung Kura-kura Jadi Museum Bersejarah
TRIBUN/DANY PERMANA
Ketua DPR RI Ade Komarudin menyampaikan pandangannya tentang dunia politik Indonesia saat berkunjung ke kantor Tribun Network, di Jakarta, Senin (22/8/2016). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ade Komarudin tidak ingin berhenti saat rencananya membuat Perpustakaan Terbesar di Asia Tenggara ditolak publik.

Komitmennya membawa perbaikan terhadap lembaga legislatif tersebut terus diperjuangkan pria yang akrab disapa Akom tersebut.

Ia berkeinginan menjadikan Gedung Kura-Kura DPR sebagai museum bersejarah.

Karena, Gedung Kura-Kura merupakan ikon dari Komplek Parlemen yang dibangun pada era Presiden Soekarno.

"Saya ingin Gedung Kura-kura itu museum bersejarah," ujar Akom saat berkunjung ke markas besar redaksi Tribunnews.com di kawasan Palmerah, Jakarta, Senin (22/8/2016).

Apalagi kata dia, selama ini sudah banyak wisatawan nusantara maupun luar negeri yang berkunjung ke Gedung Kura-kura DPR dan berfoto-foto di dalamnya.

Dengan anggaran terbatas, Akom telah memerintahkan mempercantik taman yang berada di bawah tangga Gedung Kura-kura.

"Kalau bunga kan murah anggarannya. Saya inginnya Gedung Kura-kura itu menjadi museum di lantai duanya," jelasnya.

Menurutnya kondisi masih kurang memungkin untuk membangun museum yang luas dan lux.

Sehingga cukup baginya menjadikan lantai dua Gedung Kura-kura DPR sebagai museum bersejarah yang akan berkisah mengenai perjalanan parlemen dari masa ke masa.

Sebelumnya Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) berencana membuat Gedung Kura-Kura DPR sebagai museum audio visual.

Gedung Kura-Kura merupakan ikon dari Komplek Parlemen yang dibangun pada era Presiden Soekarno.

Gedung Kura-Kura hingga kini masih digunakan untuk aktivitas anggota DPR.

Di sana terdiri dari ruang Komisi II, Komisi V, dan Komisi IV DPR.

Ikuti kami di
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas