Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jokowi Ingin Reforma Agraria Jadi Cara Baru Atasi Kemiskinan di Pedesaan

"Saya berharap reforma agraria dapat menjadi cara baru untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan ekonomi khususnya di pedesaan,"

Jokowi Ingin Reforma Agraria Jadi Cara Baru Atasi Kemiskinan di Pedesaan
Tribunnews.com/Imanuel Nicolas Manafe
Presiden Joko Widodo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Imanuel Nicolas Manafe

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menginginkan agar reforma agraria bisa mengatasi kemiskinan terutama di pedesaan.

Hal tersebut diungkapkannya saat memberikan kata sambutan dalam rapat terbatas di Kantor Presiden, Rabu (24/8/2016).

"Saya berharap reforma agraria dapat menjadi cara baru untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan ekonomi khususnya di pedesaan," ujar Jokowi.

Presiden mengatakan, ada tiga hal pokok terkait pelaksanaan reforma agraria, yaitu kemiskinan, ketimpangan, dan lapangan pekerjaan.

Kata dia, survey terbaru BPS menunjukkan bahwa kemiskinan di pedesaan perlu mendapatkan perhatian.

"Untuk itu kita akan konsentrasi untuk mengatasi kemiskinan di pedesaan dengan berbagai pendekatan-pendekatan," katanya.

Upaya mengentaskan kemiskinan di pedesaan diantaranya dengan percepatan inrastruktur di pedesaan.

"Optimalisasi dana desa untuk sektor-sektor produktif maupun memperluas akses permodalam melalui kredit usaha rakyat," tambah Jokowi.

Masih soal kemiskinan, Presiden mengatakan perlu segera dibuat terobosan guna menyelesaikan akses terhadap tanah serta persoalan ketimpangan penguasaan tanah di pedesaan.

"Karena sebagian besar petani di desa adalah buruh tani yang tidak memiliki lahan dan petani gurem yang memiliki lahan kurang dari 0,3 hektare per orang," ucap Presiden.

Kedua, petani menurut Presiden mempunyai tingkat pendapatan yang sangat rendah.

Hal tersebut menjadikan para buruh dan petani gurem paling rentan terhadap kenaiklan harga bahan pangan serta mendorong peningkatan urbanisasi ke kota.

Ia berharap dengan semangat reforma agraria akan mewujudkan keadilan dalam penguasaan tanah, kepemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah serta sumber daya alam.

"Reforma agraria juga harus bisa menjadi cara baru menyelesaikan sengketa agraria antara masyarakat dengan perusahaan, antara masyarakat dengan pemerintah," kata Presiden.

Ikuti kami di
Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas