Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Projo: Kapolri Harus Usut dan Tindak Tegas Penghina Presiden

penghinaan terhadap Presiden Jokowi di sosial media soal Danau Toba, dikecam oleh Projo

Projo: Kapolri Harus Usut  dan Tindak Tegas Penghina Presiden
ISTIMEWA
Ketua Umum DPP Projo Budi Arie Setiadi bersama Presiden Jokowi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Beredarnya fitnah dan penghinaan terhadap Presiden Jokowi di sosial media soal Danau Toba, dikecam oleh Projo, organisasi garis keras pendukung Jokowi.

"Polri harus bertindak tegas dengan mengusut tuntas pelakunya. Proses hukum harus dilakukan agar sosial media tidak dijadikan ajang menebar fitnah dan kebencian," ujar Budi Arie Setiadi, Ketua Umum Projo, Kamis (25/8/2016).

"Usut tuntas dan tangkap pelakunya. Kalau perlu aktor intelktualnya sekalian," tegasnya.

Menghina adat Danau Toba, Budi menegaskan kembali, adalah penginaan yang kesekian kalinya dari kasus penginaan presiden. Dan permasalahan ini, lanjut Budi, menjadi tantangan bagi Kapolri baru Jenderal Polisi Tito Karnavian.

"Kasus ini harus jadi pelajaran berharga.Demokrasi memerlukan kritik. Demokrasi itu membangun peradaban bangsa. Penghinaan dan fitnah kepada presiden bukan hanya merusak bangunan demokrasi," ujarnya.

" Tapi juga virus dan racun yang serius bagi upaya penguatan kelembagaan politik. Demokrasi hanya tumbuh sehat bila di bangun oleh dinamika dan dialektika ide-ide yang bernas. Bukan fitnah, hujatan dan tebaran kebencian," pungkas Budi.

Ikuti kami di
Editor: Rachmat Hidayat
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas