Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemerintah Tak Menyangka Prostitusi Kelompok Gay Bertambah Marak

Pemerintah tidak menyangka jika prostitusi kelompok gay makin marak di Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Pemerintah Tak Menyangka Prostitusi Kelompok Gay Bertambah Marak
SERAMBI/M ANSHAR/M ANSHAR
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah tidak menyangka jika prostitusi kelompok gay makin marak di Indonesia.

Terlebih mereka menggunakan media daring dalam melakukan komunikasinya.

Deputi III Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pribudiarta Nur Sitepu menjelaskan 2014 pihaknya bersama Kementerian Sosial,  dan BPS  mencatat angka prevalensi anak yang terjerat prostitusi.

"Bentuknya seperti apa kita belum tahu waktu itu. Makanya kita kaget ada fenomena anak laki-laki prostitusi," jelasnya kepada wartawan, Jakarta, Jumat (16/9/2016).

Dia menjelaskan saat itu, tercatat 8,3 persen anak laki-laki di Indonesia menjadi korban kekerasan seksual.

Sedangkan anak-anak perempuan tercatat sebanyak 4,11 persen.

Rekomendasi Untuk Anda

Tercatat jumlahnya sekitar 640 ribu laki-laki dan perempuan setengahnya.

Dirinya juga sempat meminta kepada Bareskrim Mabes Polri untuk menindaklanjuti data yang sudah diperoleh saat itu.

Namun, belum didapatkan karena kasus tersebut belum bisa maju ke pengadilan.

"Kita perlu data di daerah mana saja potensinya. Tapi saat saya diskusi dengan Bareskrim, mereka tidak berani keluarin data sebelum P-21 karena asas praduga tidak bersalah," kata Budiarta.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas