Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bu Ani Tak Rela 'Pangeran' Cikeas Jadi Cagub DKI

Majunya Mayor Infanteri Agus Harimurti Yudhoyono ke kontestasi Pilgub DKI Jakarta cukup mengejutkan banyak pihak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Bu Ani Tak Rela 'Pangeran' Cikeas Jadi Cagub DKI
INSTAGRAM/ANI YUDHOYONO
Video Ani Yudhoyono rayakan ultah anak sulungnya, Agus Yudhoyono. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Majunya Mayor Infanteri Agus Harimurti Yudhoyono ke kontestasi Pilgub DKI Jakarta cukup mengejutkan banyak pihak.

'Pangeran Cikeas' yang sedianya berada di Australia untuk melanjutkan sekolah kemiliteran, harus pulang kampung untuk menerima pinangan dari Poros Cikeas yang terdiri dari PAN, PPP, PKB dan partai Demokrat tersebut.

Usut punya usut, majunya Agus Harimurti mendapatkan tentangan dari keluarga Cikeas terutama ibu Ani Yudhoyono.

Istri Presiden keenam SBY tersebut disebut-sebut tidak rela si sulung kembali ke Indonesia untuk bertarung di pilkada DKI Jakarta 2017.

foto-keluarga-sby.jpg
Foto Keluarga SBY.

Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan yang dikonfirmasi soal hal tersebut membenarkan.

"Ya, enggak (rela)," ujar Hinca di kediaman SBY, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat Jumat dinihari.

Nama Agus bukanlah yang dipertimbangkan oleh Poros Cikeas sebelumnya, karena masing-masing partai memiliki nama yang dibawa untuk kemudian dipasangkan satu dengan yang lainnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Hinca Panjaitan mencatat dalam hasil seleksi di partainya, nama Yusril Ihza Mahendra, Sandiaga Uno dan Nachrowi Ramli berturut-turut menempati urutan satu sampai tiga teratas.

Namun, ketika disimulasikan, keluarlah nama Agus Harimurti Yudhoyono yang diminta oleh PKB, PPP dan PAN.

"Tiga partai ini langsung menyebutkan saja gitu, Agus Yudhoyono bagaimana? Nah kita kaget. Kenapa harus Agus?" ungkap Hinca.

Kemudian komunikasi, konsolidasi dan pertemuan tak henti dilakukan di Cikeas, setidaknya 48 jam proses komunikasi dilakukan sejak terlontarnya nama anak sulung SBY itu.

Hinca tidak menampik nama itu juga sempat diserahkan kepada Poros Kertanegara pada hari pertama, namun poros koalisi PKS dan Gerindra itu tidak menanggapi.

Hingga pada Jumat dini hari, akhirnya Poros Cikeas mengumumkan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni akan maju melawan pasangan Ahok-Djarot yang sudah mendaftar terlebih dahulu di KPU DKI Jakarta. (.(amriyono/valdi arief/wahyu aji)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas