Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dukung Ahok-Djarot, Ruhut Siap Dipanggil Komisi Pengawas Partai Demokrat

Aku siap kapan pun dipanggil komisi pengawas partai. Kapan aku pernah takut

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Dukung Ahok-Djarot, Ruhut Siap Dipanggil Komisi Pengawas Partai Demokrat
Tribunnews/Herudin
Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ruhut Sitompul mengaku siap bila dipanggil Komisi Pengawas Partai Demokrat terkait sikapnya yang membelot pada Pilkada DKI Jakarta.

Ketua DPP Partai Demokrat Ruhut bersikeras tetap mendukung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.

Sedangkan Partai Demokrat bersama PAN, PKB, dan PPP justru mengusung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

"Aku siap kapan pun dipanggil komisi pengawas partai. Kapan aku pernah takut," kata Ruhut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9/2016).

Ruhut menyatakan, sikapnya mendukung Ahok-Djarot justru sebagai bentuk dukungan kepada Agus agar terus berkarier di militer.

Sebab, kata Ruhut, Agus merupakan perwira militer yang memiliki masa depan cerah.

"Kan kita sudah sama-sama dengar pernyataan Panglima TNI. Beliau saja merasa berat lho melepas Agus karena prestasinya cemerlang di TNI," ucap Ruhut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Apalagi Agus juga dikader menjadi pemimpin di TNI nantinya, masak sih kita paksa-paksa untuk ke politik," kata dia.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin menegaskan akan ada mekanisme partai untuk menindaklanjuti sikap Ruhut dan Hayono Isman yang bersebrangan dengan keputusan partai.

Nantinya, Komisi Pengawas Demokrat yang berada di bawah Dewan Kehormatan akan segera bertindak.

Namun, Amir enggan membeberkan kemungkinan sanksi yang akan dijatuhkan kepada Ruhut dan Hayono.

"Kalau saya ikuti irama mereka, tanggap menanggapi di media, orang yang nyentrik ini nanti merasa terlalu penting," ucap Amir.(Rakhmat Nur Hakim)

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas