Tribun

Uniknya Inovasi ''SOTO'' Polres Lamongan

Soto Lamongan ini pun mendapat apresiasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Uniknya Inovasi ''SOTO'' Polres Lamongan
Kementerian PAN-RB
Deputi Pelayanan Publik Diah Natalisa meninjau menyimak penjelasan Kapolres Lamongan AKBP Juda Nusa P, mengenai inovasi SOTO Lamongan (Kementerian PAN-RB) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Soto Lamongan. Kali ini bukan terkait kuliner, tapi sebuah inovasi pelayanan publik yang dilakukan oleh Polres Lamongan.

Aplikasi Sistem Operasional Terpadu Online Lamongan (Soto Lamongan) masuk dalam Top 35 pelayanan publik yang dianggap terbaik pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tahun 2015.

Soto Lamongan ini pun mendapat apresiasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang diwakili oleh Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Diah Natalisa.

"Namanya khas, aplikasinya bagus. Agak berbeda dibanding inovasi yang lain, khususnya di CCTV -nya yang bagus, karena cukup banyak dan juga ditempatkan di Lapas, jadi banyak membantu," ujar Diah seperti dikutip dari laman Kemenpan-RB, Senin (10/10/2016).

Selain itu, ada pula informasi mengenai Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP).

Menurut Diah, adanya aplikasi ini menunjukkan bahwa Polres Lamongan sudah mulai transparan karena memberitahukan status sebuah kasus.

"Ini menunjukkan bahwa sudah ada akuntabilitas, transparansi, dan peningkatan kecepatan pelayanan dengan memberikan berbagai kemudahan prosedur. Ini sangat penting, untuk menghadirkan negara di tengah masyarakat," kata Diah.

Sementara itu Kapolres Lamongan, AKBP Juda Nusa P menambahkan, pihaknya akan terus mengembangkan inovasi-inovasi yang ada untuk bisa memberi kemudahan pada masyarakat, khususnya dalam memperoleh rasa aman dan nyaman.

"Kami akan terus mengembangkan aplikasi ini dan akan mencoba membuat inovasi lainnya di pelayanan-pelayanan yang lain," ujarnya.

Selain Polres Lamongan, Kementerian PAN-RB juga mengunjungi Polres Sidoarjo merupakan salah satu dari lima Polres yang statusnya dinaikkan, menyusul persetujuan Menteri PANRB 19 September lalu. Kalau semula masih Polres, kini meningkat menjadi Polresta.

Rencananya, pengukuhan peningkatan tipologi status Polres Sidoarjo akan dilakukan pada 21 Oktober mendatang, Sedangkan kenaikan pangkat untuk Kapolres dilakukan pada November mendatang.

Begitu juga Polres Gresik, Malang, Jember, Situbondo dan Banyuwangi dikunjungi wakil dari Kementerian PAN-RB untuk menyaksikan langsung manfaat berbagai inovasi pelayanan publik yang dilakukan oleh masing-masing Polres.

Ikuti kami di

Wiki Terkait

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas